Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Ilmuwan Khawatir Sampah Antariksa Bisa Jadi Ancaman Bagi Manusia
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Sebuah keluarga di Florida menggugat NASA setelah rumah mereka mengalami kerusakan akibat puing-puing yang jatuh ke Bumi dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Kejadian tersebut terjadi pada Maret, menyebabkan lubang di atap dan lantai, dikutip dari Sky News. Putra Bapak Otero, Daniel, berada di rumah pada saat kejadian namun tidak terluka.

Kendati tidak menimbulkan luka, ada kekhawatiran bahwa jatuhnya sampah antariksa ini, terutama yang tidak terkendali akan membawa ancaman keselamatan bagi manusia. Potongan sampah luar angkasa ini seharusnya jatuh di luar pemukiman, seperti di laut, tetapi nyatanya tidak demikian.

Insiden ini menyoroti pentingnya penelitian lebih lanjut mengenai apa yang terjadi ketika sebuah benda masuk kembali ke Bumi secara tidak terkendali melewati atmosfer, menurut para insinyur dari Aerospace Corporation, sebuah pusat penelitian yang didanai pemerintah federal yang berbasis di El Segundo, California.

Baca Juga:
NASA Dituntut Gara-gara Sampah Antariksa Jatuh ke Rumah Warga

Semakin banyak barang yang diluncurkan ke luar angkasa dibandingkan sebelumnya, dan tren ini akan terus berlanjut seiring dengan semakin banyaknya perusahaan yang mengerahkan konstelasi satelit dan meluncurkan roket yang lebih berat.

“Kebutuhan mendesak terbesar saat ini adalah melakukan lebih banyak upaya untuk benar-benar memahami keseluruhan proses ini dan siap mengakomodasi material baru, pendekatan operasional baru yang terjadi dengan lebih cepat,” kata Marlon Sorge, Direktur Eksekutif Aerospace's Center for Orbital and Reentry Debris Studies.

Idealnya, satelit atau badan roket yang sudah habis masa pakainya dapat dipandu untuk masuk kembali ke atmosfer secara terkendali melalui bagian laut yang terpencil. Namun hal ini seringkali mahal karena memerlukan bahan bakar tambahan untuk melakukan manuver de-orbit.

SHARE:

Faktor Ini yang Bikin Ponsel Lipat Semakin Bergairah di Indonesia

Masalah-masalah yang Kerap Mendera Smartphone Layar Lipat