Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Britannica Gugat OpenAI soal Hak Cipta dan Merek Dagang
SHARE:

Technologue.idJakarta - Perusahaan ensiklopedia ternama, Encyclopaedia Britannica, resmi mengambil langkah hukum terhadap perusahaan pengembang kecerdasan artifisial OpenAI. Gugatan ini menuduh OpenAI melakukan pelanggaran hak cipta dan merek dagang terkait penggunaan konten Britannica dalam pengembangan model AI.

Laporan mengenai gugatan tersebut pertama kali diungkap oleh Reuters. Dalam dokumen hukum yang diajukan, Britannica menilai OpenAI telah menggunakan konten berhak cipta miliknya dalam skala besar untuk melatih model kecerdasan buatan.

Menurut Britannica, dugaan pelanggaran tidak hanya terjadi pada tahap pelatihan model AI. Perusahaan tersebut juga menilai bahwa jawaban dari chatbot ChatGPT terkadang mengandung reproduksi kata demi kata, baik secara penuh maupun sebagian, dari artikel yang dilindungi hak cipta milik Britannica.

Selain isu hak cipta, Britannica juga menuding OpenAI melakukan pelanggaran merek dagang. Dalam gugatan tersebut disebutkan bahwa ChatGPT terkadang menghasilkan konten fiktif atau “halusinasi”, lalu secara keliru mengaitkannya dengan Encyclopaedia Britannica sebagai sumber informasi.

Hal ini dinilai berpotensi merusak reputasi Britannica sebagai salah satu lembaga referensi paling terpercaya di dunia.

Dalam gugatan tersebut, Britannica belum menyebutkan jumlah ganti rugi finansial yang diminta. Namun, perusahaan tersebut meminta pengadilan untuk mengeluarkan perintah hukum (injunction) agar OpenAI tidak lagi menggunakan atau menampilkan konten Britannica dengan cara yang dianggap melanggar hak cipta dan merek dagang.

Kasus ini menambah daftar sengketa hukum antara perusahaan teknologi AI dan industri media atau penerbitan yang mempertanyakan bagaimana data digunakan untuk melatih model kecerdasan buatan.

Menanggapi gugatan tersebut, juru bicara OpenAI menyatakan bahwa teknologi mereka dirancang untuk memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Menurut perusahaan, ChatGPT membantu meningkatkan kreativitas manusia, mendorong penemuan ilmiah dan penelitian medis, serta memungkinkan ratusan juta orang meningkatkan kehidupan sehari-hari mereka.

OpenAI juga menegaskan bahwa model AI mereka dilatih menggunakan data yang tersedia secara publik serta berdasarkan prinsip penggunaan yang adil (fair use).

SHARE:

C-RAM: Sistem Pertahanan Udara AS yang Lindungi Pangkalan Militer

Samsung Galaxy F70 Pro Bocor di GSMA, Siap Guncang Pasar?