Technologue.id, Jakarta - Perusahaan teknologi Microsoft resmi mengumumkan revisi harga untuk layanan berlangganan Xbox Game Pass. Dua dari empat paket utama kini ditawarkan dengan harga lebih rendah, meski disertai perubahan signifikan pada konten yang diterima pelanggan.
Paket tertinggi, Game Pass Ultimate, kini turun dari $29,99 menjadi $22,99. Namun, pelanggan tidak lagi mendapatkan akses ke judul baru dari seri Call of Duty pada hari peluncuran. Sebagai gantinya, gim-gim tersebut baru akan tersedia sekitar satu tahun kemudian, biasanya saat musim liburan berikutnya.
Perubahan serupa juga diterapkan pada paket PC Game Pass yang kini dihargai $13,99, turun dari $16,49. Sementara itu, katalog Call of Duty yang sudah ada tetap tersedia bagi pelanggan.
Adapun paket Essential dan Premium tidak mengalami perubahan harga maupun manfaat.
Langkah ini dinilai sebagai respons Microsoft terhadap gelombang kritik pengguna setelah kenaikan harga signifikan pada Oktober tahun lalu. Saat itu, harga Game Pass Ultimate melonjak hingga 50%, sementara paket PC naik sekitar 37,5%.
Meski Microsoft sempat menambahkan konten seperti Ubisoft+ Classics dan Fortnite Crew untuk membenarkan kenaikan tersebut, banyak pelanggan menilai tambahan itu tidak sebanding. Reaksi keras bahkan menyebabkan gangguan pada situs resmi Microsoft akibat lonjakan pengguna yang ingin membatalkan langganan.
Meski harga kini lebih rendah dibandingkan beberapa hari sebelumnya, paket Ultimate dan PC Game Pass masih lebih mahal dibandingkan sebelum kenaikan tahun lalu. Selain itu, penghapusan akses hari pertama untuk gim populer seperti Call of Duty dinilai mengurangi daya tarik utama layanan tersebut.
Sebagian pengamat menilai paket Essential dan Premium tetap kurang kompetitif karena koleksi gim yang terbatas, sehingga lebih berfungsi sebagai pengantar untuk mendorong pengguna beralih ke paket yang lebih mahal.