Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Netflix Akuisisi Startup Film AI Milik Ben Affleck
SHARE:

Technologue.id, Jakarta -  Platform streaming global Netflix dikabarkan telah mengakuisisi perusahaan rintisan pembuat film berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama InterPositive. Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh Variety, yang menyebut akuisisi tersebut sebagai langkah strategis Netflix untuk memperkuat pemanfaatan teknologi AI dalam proses produksi film dan serial.

InterPositive didirikan oleh aktor sekaligus sineas Hollywood Ben Affleck pada tahun 2022. Berbeda dengan startup teknologi lain yang langsung tampil di publik, perusahaan ini selama beberapa tahun terakhir dikembangkan secara diam-diam oleh Affleck. Karena itu, akuisisi oleh Netflix dianggap sebagai momen perkenalan besar bagi perusahaan tersebut.

Hingga kini, nilai dan detail kesepakatan akuisisi belum diungkapkan ke publik. Meski demikian, Affleck dipastikan tetap terlibat dalam proyek tersebut sebagai penasihat senior untuk Netflix, sementara seluruh tim InterPositive akan bergabung dengan perusahaan streaming tersebut.

Affleck mengungkapkan bahwa ide mendirikan InterPositive muncul setelah ia mengamati perkembangan awal teknologi AI dalam industri produksi film. Menurutnya, banyak model AI yang ada saat itu masih belum mampu memenuhi kebutuhan nyata dalam proses produksi.

Teknologi yang dikembangkan InterPositive berfokus pada pembuatan model AI yang dilatih menggunakan rekaman harian produksi film. Model ini kemudian dapat dimanfaatkan pada tahap pasca-produksi untuk berbagai kebutuhan teknis, seperti pencampuran warna, pewarnaan ulang adegan, pencahayaan ulang, hingga penambahan efek visual.

Affleck menegaskan bahwa teknologi tersebut tidak dirancang untuk sekadar menghasilkan konten dari perintah teks seperti banyak alat AI generatif lainnya.

“Teknologi ini bukan tentang memberikan petunjuk teks atau menciptakan sesuatu dari ketiadaan,” ujarnya.

Netflix menegaskan bahwa penggunaan teknologi dari InterPositive akan tetap menempatkan pembuat film sebagai pusat proses kreatif. Perusahaan menyebut teknologi tersebut dirancang untuk mendukung para kreator, bukan menggantikan mereka.

Sebelumnya, Netflix juga telah mulai memanfaatkan teknologi AI generatif dalam produksi kontennya. Salah satu contoh adalah penggunaan AI untuk membantu pembuatan efek visual dalam serial The Eternaut.

Ke depan, Netflix berencana memberikan akses teknologi InterPositive kepada mitra kreatifnya. Namun, perusahaan tidak memiliki rencana untuk menjual teknologi tersebut secara komersial kepada pihak luar.

Meski dikenal sebagai pendukung inovasi teknologi, Affleck menekankan pentingnya menjaga unsur manusia dalam proses penceritaan.

Menurutnya, kreativitas tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada penilaian kreatif yang dibentuk melalui pengalaman panjang manusia.

“Jenis penilaian itu membutuhkan waktu puluhan tahun untuk dibangun dan diasah melalui pengalaman. Hanya manusia yang bisa memilikinya,” kata Affleck.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya merasa memiliki tanggung jawab terhadap industri film untuk melindungi kekuatan kreativitas manusia serta para profesional di baliknya.

Meski begitu, setelah akuisisi ini, InterPositive sepenuhnya berada di bawah kendali Netflix. Affleck sendiri kini hanya berperan sebagai penasihat, bukan lagi pemilik perusahaan tersebut.

SHARE:

HUAWEI Mate X7 Resmi Meluncur di Indonesia, Tawarkan Durabilitas dan Kamera Flagship

TekLab Buka Akses Teknologi Printer 3D Bambu Lab untuk Kreator dan UMKM