Technologue.id, Jakarta – Perusahaan ritel game asal Amerika Serikat, GameStop, dilaporkan tengah mempertimbangkan langkah besar untuk mengakuisisi eBay.

Menurut laporan The Wall Street Journal, GameStop bahkan disebut dapat mengajukan penawaran resmi paling cepat pada akhir bulan ini, meski hingga kini belum ada pengajuan formal. Jika terealisasi, langkah ini akan menjadi salah satu aksi korporasi paling ambisius dalam sejarah perusahaan.

Dari sisi valuasi, terdapat kesenjangan yang cukup besar antara kedua perusahaan. Nilai pasar GameStop saat ini diperkirakan sekitar US$11 miliar, sementara eBay memiliki kapitalisasi pasar jauh lebih besar, yakni sekitar US$45 miliar pada penutupan perdagangan terakhir pekan lalu. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai skema pembiayaan dan strategi yang akan ditempuh GameStop untuk merealisasikan akuisisi tersebut.

Laporan juga menyebutkan bahwa CEO GameStop, Ryan Cohen, berpotensi mengambil langkah langsung dengan menawarkan pembelian kepada pemegang saham eBay apabila manajemen perusahaan tidak merespons tawaran tersebut. Cohen sendiri memiliki insentif besar untuk mendorong pertumbuhan agresif, termasuk peluang memperoleh saham senilai hingga US$35 miliar jika berhasil meningkatkan valuasi GameStop menjadi US$100 miliar.

Akuisisi eBay dinilai dapat menjadi bagian dari strategi jangka panjang GameStop untuk melakukan transformasi bisnis. Selama ini, perusahaan dikenal sebagai pengecer video game fisik dan barang koleksi, namun tengah berupaya memperluas model bisnisnya ke ranah digital dan marketplace yang lebih luas.

Meski demikian, perjalanan GameStop dalam beberapa tahun terakhir terbilang penuh tantangan. Pada 2022, perusahaan sempat meluncurkan marketplace berbasis token non-fungible (NFT), namun proyek tersebut akhirnya dihentikan beberapa tahun kemudian. Selain itu, GameStop juga tengah mencoba strategi baru dengan fokus pada penjualan game retro di sejumlah toko.

Di sisi lain, langkah efisiensi juga terus dilakukan. Awal tahun ini, perusahaan menutup lebih dari 400 gerai ritel di seluruh Amerika Serikat sebagai bagian dari restrukturisasi bisnis.

Hingga saat ini, baik GameStop maupun eBay belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan tersebut.