Industri Penerbangan Lesu, Amazon Borong 11 Boeing 767

- Advertisement -

Pandemi virus corona, membuat industri travel dan penerbangan lesu. Lapran dari Icao.int, bandara di seluruh dunia mengalami penurunan 28,4 persen dalam volume lalu lintas penumpang untuk kuartal pertama tahun 2020, setara dengan pengurangan 612 juta penumpang.

Di sisi lain, ecommerce selama pandemi virus corona justru berkembang pesat. Akibat terlalu banyak permintaan, Amazon sampai bingung mencari kendaraan untuk pengiriman barangnya, diwartakan Business Insider, Senin (11/1/2020).

Amazon mengumumkan membeli 11 pesawat kargo untuk armadanya karena permintaan melonjak. Mendengar permintaan Amazon, beberapa maskapai penerbangan terpaksa menjual beberapa pesawat setelah pandemi.

Pesawat penumpang Boeing 767-300ER dibeli dari Delta Air Lines dan WestJet Kanada, keduanya menggunakan pesawat tersebut untuk penerbangan internasional jarak jauh. Namun pesawat tersebut beralih menjadi pesawat kargo untuk meningkatkan kapasitas.

Sebelumnya, Amazon menyewa pesawat dari raksasa angkutan seperti Atlas Air dan ATSG. Selama ini, pesawat kargo yang ada belum mampu mengimbangi permintaan yang meningkat. Setelah pembelian, Amazon akan bertanggung jawab dalam mengoperasikan, menyediakan awal, hingga pemeliharaan pesawat.

“Memiliki pesawat dalam armada, memungkinkan kami untuk mengelola operasi dengan lebih baik, yang pada gilirannya membantu kami untuk mengimbangi dalam memenuhi janji pelanggan kami,” kata Sarah Rhoads, wakil presiden Amazon Global Air, dalam sebuah pernyataan.

Boeing 767-300ER bisa beroperasi lagi setelah dibeli oleh Amazon. Pesawat jenis ini biasanya tidak digunakan lagi oleh maskapai penerbangan di Amerika Setikat.

Kesepakatan itu penting karena ini adalah pesawat pertama yang dibeli oleh Amazon. Sebelumnya, Amazon secara menyewa pesawat dari raksasa angkutan seperti Atlas Air dan ATSG, yang mengoperasikan pesawat dan menyediakan awak, pemeliharaan, dan asuransi.

Chris Seymour, kepala analisis pasar untuk Cirium, mengatakan, “kemungkinan Amazon bisa lebih hemat biaya daripada sewa dalam jangka panjang. Kepemilikan penuh membuat Amazon bisa lebih fleksibel dalam mengurus pesawatnya.”

- Advertisement -

Latest News

Mantan petinggi Grab dan Tokopedia Galang Pendanaan US$5.6 Juta

Technologue.id, Jakarta - Wagely, sebuah platform kesejahteraan keuangan yang menawarkan Earned Wage Access (EWA) atau akses upah instan, mengumumkanpengumpulan pendanaan sebesar US$5,6...

Waduh, Server EA Kena Hack dan Curi Kode Penting Game!

Technologue.id, Jakarta - Server Electronic Arts (EA), perusahaan game besar dari Amerika Serikat, kena bobol peretas (hacker). Aksi itu diduga terjadi pada...

PUBG MOBILE Rilis Mode Baru “Traverse Insectoid”

Technologue.id, Jakarta - PUBG Mobile rilis mode baru bernama Traverse Insectoid. Di mode ini, pemain bakal ikut dalam pertempuran rudal dengan kondisi menyusut...

Inisiatif ‘Hyperlocal’ Tokopedia Dorong UMKM Palembang Raup Untung Ratusan Juta

Technologue.id, Jakarta - Inisiatif 'Hyperlocal' Tokopedia kian membawa dampak positif bagi pegiat usaha lokal di Indonesia. Pempek Cek Dung dan Pabrik Kerupuk...

Sony Luncurkan Drone Airpeak S1, Bisa Terbang Hingga 90 Km/Jam

Technologue.id, Jakarta - Sony resmi meluncurkan drone Airpeak pertamanya. Adalah Airpeak S1, drone ini ditujukan untuk pembuatan film profesional.

Related Stories