Technologue.id, Jakarta – Infinix resmi meluncurkan XPAD 30 Pro secara global pada 8 September 2026, sekaligus membawa tablet tersebut ke pasar Indonesia. Perangkat ini menawarkan layar 11 inci 2.5K 90Hz, chipset MediaTek Helio G200 Ultimate, konektivitas 4G, serta baterai 8.200 mAh dengan pengisian 18W. Di Indonesia, XPAD 30 Pro tersedia dalam varian 4GB/128GB dan 8GB/128GB, dengan harga resmi masing-masing sekitar Rp3.499.000 dan Rp4.599.000. Penjualan perdana dimulai 9 September 2026 pukul 00.00 WIB, sedangkan harga promo masing-masing Rp3.399.000 dan Rp4.499.000.

gsmarena 001 100

Dari sisi performa, XPAD 30 Pro menggunakan MediaTek Helio G200 Ultimate berbasis fabrikasi 6nm dengan CPU octa-core yang terdiri dari dua Cortex-A76 2,2GHz dan enam Cortex-A55 2,0GHz, serta GPU Mali-G57 MC2. Perangkat menjalankan Android 16 dengan antarmuka XOS 16.3, RAM hingga 8GB, penyimpanan UFS 2.2 hingga 256GB pada konfigurasi global, dan slot microSD yang mendukung ekspansi hingga 2TB. Di Indonesia, konfigurasi resmi yang dipasarkan saat peluncuran adalah 4GB/128GB dan 8GB/128GB.

Baca Juga: Bawa Desain Segar, Oppo Reno16 Series Unjuk Gigi Sebelum Rilis

1000357935

Layar menjadi salah satu peningkatan utama dibanding XPAD 20 Pro yang menjadi pendahulunya. XPAD 30 Pro membawa panel 11 inci beresolusi 2560 x 1600 piksel dengan refresh rate hingga 90Hz, rasio layar-ke-bodi sekitar 85 persen, serta tingkat kecerahan hingga 550 nit menurut materi peluncuran Infinix. Layar tersebut mendukung Wet Touch Technology, stylus, perlindungan Panda MN228, serta sertifikasi TÜV Rheinland Hardware-Level Low Blue Light dan Flicker-Free. Bodinya memiliki ketebalan 6,6mm dan bobot 476 gram, menggunakan rangka serta panel belakang berbahan aluminium.

Untuk fotografi, tablet ini dibekali kamera belakang 8MP dengan autofocus dan LED flash, sementara kamera depannya juga beresolusi 8MP. Keduanya dapat merekam video hingga 1440p pada 30fps. XPAD 30 Pro turut membawa stereo speaker dengan DTS, Bluetooth 5.3, Wi-Fi dual-band, USB Type-C, serta konektivitas 4G melalui Nano-SIM sehingga perangkat tetap dapat digunakan untuk mengakses internet ketika tidak tersedia jaringan Wi-Fi.

Baca Juga: Vivo Y600 Turbo Resmi Meluncur, Baterai Bongsor Langsung Curi Perhatian

Untuk produktivitas, Infinix menyematkan sejumlah fitur AI, seperti AI Snap for Answers, AI Screen Recognition berbasis Circle to Search, AI Notes, Translation Assistant, dan AI Scan to Document. XPAD 30 Pro juga mendukung X Pencil 20 serta X Keyboard 11, sementara fitur Desktop Expansion, Three-Screen Workflow, dan Cross-device Collaboration memungkinkan tablet terhubung dengan perangkat lain untuk berbagi berkas, clipboard, maupun menjadi monitor kedua. Untuk gaming, tersedia Esports Mode dan AI Magic Voice Changer dengan 25 efek suara.

Daya menjadi keunggulan lain karena XPAD 30 Pro mengandalkan baterai 8.200 mAh dengan pengisian kabel 18W, reverse wired charging, dan All-Scenario Bypass Charging untuk membantu mengendalikan panas saat perangkat digunakan sambil mengisi daya. Infinix menawarkan tiga warna, yakni Twilight Purple, Anthracite Grey, dan Titanium Silver. Desain Geometric Cloud Window terinspirasi gaya Bauhaus dan Mondrian, sementara perangkat telah melewati lebih dari 45 pengujian ketahanan. Strategi ini memperlihatkan upaya Infinix menempatkan tablet bukan sekadar perangkat hiburan, tetapi sebagai perangkat belajar, kerja ringan, gaming, dan konsumsi konten bagi mahasiswa serta profesional muda.

Secara global, XPAD 30 Pro dibanderol mulai US$196 (sekitar Rp3,4 jutaan), sedangkan harga Indonesia dibuat lebih agresif untuk merebut pasar tablet kelas menengah terjangkau. Dengan kombinasi layar 2.5K 90Hz, Helio G200 Ultimate, 4G, baterai 8.200 mAh, Android 16, fitur AI, serta dukungan stylus dan keyboard, perangkat ini menjadi penerus XPAD 20 Pro dengan fokus lebih kuat pada produktivitas dan pembelajaran berbasis AI. Kehadiran resmi di Indonesia juga membuat XPAD 30 Pro berpotensi menjadi salah satu pesaing menarik di segmen tablet Rp3–5 jutaan, terutama bagi konsumen yang menginginkan satu perangkat untuk belajar, bekerja, bermain gim, dan menikmati hiburan.