Technologue.id, Jakarta – Uber akhirnya memamerkan desain model dari taksi terbang buatan mereka yang diharapkan dapat mulai mengudara secara komersial pada tahun 2020. Wujud dari taksi terbang ini akan dipamerkan di ajang Uber Elevate Summit yang dihelat di Los Angeles, Amerika Serikat.

Dilansir dari Engadget.com (08/05/2018), desainnya mirip seperti drone dan memiliki kemampuan untuk take off atau landing secara vertikal. Bentuk bodinya mengingatkan pada sebuah pesawat terbang alih-alih helikopter.

Baca juga:

Lewat Startup “Bus Mini” Ini, Mercedes-Benz Tantang Uber

- Advertisement -

Menariknya, taksi terbang milik Uber ini tidak akan menggunakan bahan bakar bensin, melainkan mengandalkan energi listrik. Selain ramah lingkungan, tentunya bahan bakar listrik akan jauh lebih efisien dalam penggunaannya.

Baca juga:

Ini Detik-detik Mobil Otonom Uber Tabrak Wanita Hingga Tewas

“Kami ingin membuat jaringan sehingga orang biasa dapat menggunakan taksi di udara untuk jarak yang lebih jauh ketika mereka ingin menghindari lalu lintas dengan harga yang terjangkau,” tutur CEO Uber, Dara Khosrowshahi.

Baca juga:

Grab Resmi Caplok Uber, Ini Benefit yang Dijanjikan untuk Konsumen

Tentunya masih banyak hal yang mesti Uber kerjakan. Di samping mempersiapkan agar taksi udara ini dapat segera beroperasi sesuai dengan jadwal yang diinginkan, mereka juga harus memastikan bahwa transportasi ini dapat berjalan aman dan nyaman ketika nanti digunakan.