Technologue.id, Jakarta – Nama Angela Herliani Tanoesoedibjo turut masuk dalam susunan Menteri Kabinet Kerja Jilid II yang beredar baru-baru ini melalui aplikasi perpesanan WhatsApp. Putri sulung Ketua Umum Perindo Hary Tanoe itu didaulat menjadi pengganti Rudiantara sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika untuk periode 2019-2024.

Belum diketahui apakah Angela akan benar-benar menempati posisi Menkominfo yang selama lima tahun belakangan ini diisi oleh Rudiantara. Mengingat bahwa Risalah hasil rapat yang diadakan pada hari Minggu, 14 Juli 2019, tersebut merupakan kabar bohong atau hoax.

Belum ada konfirmasi dari pihak terkait, tetapi sudah terlanjur viral dan menjadi bahan omongan publik.

Baca Juga:
Nama-nama Menteri Kabinet Kerja Jilid II Mencuat di Internet

Sosok Angela sendiri pernah bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, pada awal bulan Juli lalu. Saat itu sempat ramai isu bahwa pertemuan antara Jokowi dan Angela adalah sinyal kuat Angela bakal dipinang menjadi menteri di kabinetnya. Namun belum diketahui untuk posisi kementerian mana.

Berbeda dengan Rudiantara, Angela bukan berasal dari kalangan profesional. Wanita kelahiran tahun 1987 itu menyelesaikan pendidikannya di University of New South Wales, Sydney, Australia. Angela telah menjabat sebagai Wakil Direktur Utama RCTI dan GTV, serta Wasekjen di DPP Partai Perindo.

Belum pernah bekerja di industri telekomunikasi Indonesia, mungkin akan menjadi tantangan tersendiri baginya bila menjabat sebagai Menkominfo.

Ia juga akan menghadapi tugas berat membereskan permasalahan TI di Indonesia hingga lima tahun ke depan. Tantangan yang akan dihadapi antara lain peningkatan infrastruktur dan kecepatan internet dan tata kelola frekuensi di Indonesia.