Internet Dunia Melambat Akibat Lockdown Corona

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Kebijakan lockdown oleh sejumlah negara memaksa masyarakat untuk bekerja dan belajar di rumah. Hal ini tentu menjadikan trafik internet dunia mengalami peningkatan.

Dilansir dari Mashable pada Senin (6/4/2020), saking padatnya trafik internet, salah satu perusahaan layanan penguji kecepatan internet, Ookla mencatat kecepatan internet dunia mengalami perlambatan. Terlebih bagi negara yang berlakukan kebijakan lockdown.

Baca Juga:
Hindari Internet Lemot, Facebook Turunkan Kualitas Video

Ookla menyebut penurunan kecepatan internet terjadi di China, India, Jepang, dan Malaysia. Selain itu, kecepatan internet di negara-negara Eropa seperti Prancis, Swiss, Belanda, Spanyol, dan Jerman juga terpantau melambat.

Untuk India dan Malaysia, Ookla menyatakan bahwa kecepatan internet di kedua negara tersebut rata-rata turun di bawah 80 Mbps. Hal ini terjadi sejak pertengahan Maret kemarin setelah negara tersebut berlakukan kebijakan lockdown.

Penurunan kecepatan tersebut menurut Ookla disebabkan oleh banyaknya beban trafik yang harus ditanggung oleh para penyedia layanan internet (ISP). Dimana banyak masyarakat yang berselancar di dunia maya selama lockdown.

Baca Juga:
Setelah YouTube, TikTok Juga Akan Batasi Video Kualitas Tinggi

Selain itu, Ookla juga menemukan bahwa kecepatan internet seluler juga mengalami penurunan. Di Malaysia, kecepatan internet seluler tercatat turun pada 18 Maret kemarin.

Akibat penurunan kecepatan internet dunia ini, sejumlah penyedia layanan streaming video bahkan sampai mengeluarkan kebijakan baru. Yaitu dengan menurunkan kualitas video di platform mereka untuk meringankan beban internet.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories