Technologue.id, Jakarta – Produk investasi Tokopedia Reksa Dana mencatatkan pertumbuhan positif. Per Januari 2019, transaksi Tokopedia Reksa Dana telah tumbuh 15 kali lipat sejak pertama kali diluncurkan pada Maret 2018.

“Peningkatan transaksi tersebut memperlihatkan tingginya animo masyarakat untuk berinvestasi. Kami berharap kemudahan yang dihadirkan oleh Tokopedia Reksa Dana dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berinvestasi sekaligus mendorong terwujudnya keuangan yang inklusif di Indonesia,” kata Samuel Sentana, Head of Fintech Tokopedia.

Baca Juga:
Tokopedia Layani Investasi Emas Mulai dari Gopek Rupiah

Selain mencatatkan pertumbuhan positif, Tokopedia Reksa Dana juga mencatatkan rekor baru. Jumlah pembelian reksa dana pada Oktober 2018 setara dengan jumlah pembelian reksa dana di lima bulan pertama.

- Advertisement -

Tokopedia Reksa Dana juga mengajak masyarakat peduli kepada sesama dengan membantu para korban bencana di Indonesia.

“Sambil menginvestasikan dana dalam produk reksa dana di Tokopedia, kami mengajak masyarakat untuk bisa berbagi kepada korban bencana alam. Untuk setiap investasi
yang dilakukan oleh pengguna, Tokopedia akan menyumbangkan sejumlah bantuan kepada korban bencana alam. Semakin banyak investasi yang dilakukan masyarakat, semakin banyak bantuan yang akan diberikan oleh Tokopedia,” jelas Siti Fauziah, Senior Communications Lead Tokopedia.

Baca Juga:
Perjalanan Tokopedia Selama 2018, GMV Meroket 4 Kali Lipat

Pada November 2018 lalu, Tokopedia bersama Syailendra Capital sebagai badan yang memfasilitasi investasi reksa dana, telah memberikan bantuan kepada korban gempa Lombok melalui Lombok Research Center. Bantuan yang diberikan berupa logistik dan kegiatan trauma healing melalui program Reksa Dana untuk Lombok.

Setelah menyerahkan bantuan kepada korban Gempa Lombok, akhir Februari ini, Tokopedia Reksa Dana bersama Syailendra Capital juga akan memberikan bantuan kepada korban tsunami Selat Sunda.

Melalui Dompet Dhuafa, Tokopedia Reksa Dana akan memberikan perahu kayu dan mesin tempel untuk memulihkan kegiatan ekonomi nelayan yang terdampak bencana.