Technologue.id, Jakarta – Dinanti-nantikan sejak 2016, iPhone 7 serta iPhone 7 Plus akhirnya resmi rilis di Indonesia. Dua flagship itu sudah bisa dibeli di tahap pre-order sejak Jumat 24 Maret lalu. Dari beberapa varian yang dinanti, para Apple Fanboy kabarnya paling antusias pada iPhone 7 dan 7 Plus warna Jet Black atau yang mudah diingat dengan nama hitam glossy.

Jet Black menjadi sangat diminati karena warnanya tergolong eksklusif, selayaknya iPhone 7 edisi RED yang baru diluncurkan beberapa hari lalu. Selain itu, warna hitam glossy juga menambah nilai estetika iPhone 7 dan 7 Plus yang dibalutnya. Gadget tersebut pun terlihat sangat menonjol dibanding varian warna lain, sehingga banyak yang berlomba-lomba ingin meminangnya.

Namun, jika sudah punya iPhone 7 Jet Black di tangan, ada baiknya Anda memberikan perhatian ekstra. Soalnya, bodi gawai model itu rentan tergores. Mengutip informasi di laman resmi Technical Specifications iPhone 7, Apple sampai menyisipkan peringatan itu di poin pertama.

Lebih kurang, raksasa Cupertino itu menuliskan: “Finishing high-gloss di produk iPhone 7 Jet Black diciptakan melalui sembilan langkah anodisasi yang presisi dan proses pemolesan. Permukaannya sama kerasnya dengan produk Apple lainnya yag teranodisasi; Namun, permukaannya yang berkilau berpotensi mengekspos goresan ringan di bodinya. Jika Anda khawatir tentang hal ini, kami menyarankan Anda menggunakan salah satu dari banyak casing yang tersedia untuk melindungi iPhone Anda.”

Ya, ternyata, jika Anda membeli iPhone 7 atau iPhone 7 plus varian Jet Black, Anda berpotensi memiliki ponsel dengan motif gores-gores pada bodinya. Akan tetapi selain pouch dan casing tambahan, Anda pun perlu menyiapkan duit lebih karena iPhone 7 dan iPhone 7 Plus edisi Jet Black hanya tersedia dalam kapasitas internal seluas 128GB dan 256GB, tentunya lebih mahal dibanding varian warna lain.

 

Baca juga:

Di Mana Beli iPhone 7 dan 7 Plus yang Resmi di Indonesia?

iPhone 7 Plus Milik Wanita Ini Meledak! Apa yang Apple Lakukan?

iPhone 7 Tak Laku, Apple Malas Produksi Smartphone