Jakarta, Technologue.id — Apple resmi memasuki pasar smartphone lipat lewat iPhone Duo. Perangkat foldable pertama perusahaan ini akhirnya hadir setelah bertahun-tahun hanya menjadi rumor. Peluncuran ini menandai babak baru persaingan di segmen ponsel lipat global.

iPhone Duo mengusung desain lipat bergaya buku. Saat tertutup, perangkat menawarkan layar kecil yang ringkas. Ketika dibuka, panelnya jauh lebih besar untuk berbagai kebutuhan. Apple merancang layar luar 5,4 inci dan layar utama 7,6 inci.

Ukuran tersebut membuat iPhone Duo memiliki area tampilan terbesar dalam sejarah iPhone. Ketika ditutup, bentuk perangkat disebut menyerupai ukuran paspor. Sementara saat dibuka, layar besar itu dirancang mendukung posisi portrait maupun landscape.

Tak hanya mengejar ukuran layar, Apple membawa sejumlah fitur khusus perangkat lipat. Fitur itu mencakup multitasking dengan tampilan terbagi, mekanisme engsel khusus, hingga dukungan Apple Pencil. Pendekatan ini memperkuat posisi iPhone Duo di kategori ponsel dua layar.

iPhone Duo Resmi Jadi iPhone Lipat Pertama Apple, Bawa Layar 7,6 Inci

Konsep utama iPhone Duo terletak pada perubahan fungsi layar sesuai posisi perangkat. Saat dilipat, pengguna mendapatkan panel luar berukuran 5,4 inci. Panel itu bisa digunakan seperti layar smartphone biasa. Setelah perangkat dibuka, area tampilan berkembang menjadi 7,6 inci.

Layar internal yang lebih luas memungkinkan pengguna melakukan multitasking melalui mode split view. Dua aplikasi berbeda dapat ditampilkan secara berdampingan. Pengguna juga dapat menjalankan dua tampilan dari aplikasi yang sama, seperti Safari.

Apple merancang layar besar tersebut agar nyaman digunakan secara vertikal maupun horizontal. Dengan begitu, layar tidak hanya ditujukan untuk produktivitas. Layar juga dioptimalkan untuk konsumsi konten sehari-hari.

Salah satu bagian penting dari perangkat foldable adalah mekanisme engsel. Pada iPhone Duo, Apple menggunakan sistem engsel dengan custom torque profile. Mekanisme itu dirancang agar perangkat dapat menutup dengan aman sekaligus terbuka hingga posisi rata.

Ketika perangkat dibuka, perpindahan tampilan dari layar kecil ke layar besar dibuat mulus. Apple mempertahankan posisi kontrol antarmuka secara konsisten. Pengguna tidak perlu mencari-cari kembali letak kontrol ketika ukuran layar berubah.

Apple juga membawa dukungan Apple Pencil ke iPhone Duo. Kehadiran stylus tersebut memperluas fungsi layar besar perangkat. Dengan panel internal 7,6 inci, iPhone Duo tidak hanya diarahkan sebagai smartphone komunikasi dan hiburan. Perangkat ini juga menawarkan ruang lebih luas untuk aktivitas yang butuh interaksi dengan layar.

Untuk sistem keamanan, iPhone Duo menggunakan pendekatan berbeda dibandingkan iPhone yang mengandalkan Face ID. Touch ID terintegrasi langsung pada tombol samping. Sensor itu dapat diakses menggunakan jempol ketika perangkat berada di tangan.

Selain Touch ID, Apple menyediakan opsi membuka perangkat menggunakan Apple Watch. Pendekatan ini menjadi salah satu perbedaan iPhone Duo dibandingkan model iPhone lainnya. Model lain masih menggunakan Face ID sebagai metode biometrik utama.

Apple menggunakan titanium pada rangka iPhone Duo. Material itu dipilih untuk menjaga kekuatan sekaligus menekan bobot perangkat. Rangka tersebut diperkuat serat keramik internal yang memiliki kekuatan tiga kali dibandingkan titanium Grade 5.

Pada bagian depan, perangkat menggunakan Ceramic Shield 2. Bagian belakang dilindungi kaca Ceramic Shield yang diperkeras. iPhone Duo juga memiliki sertifikasi IP68 untuk perlindungan terhadap debu dan air.

Untuk pilihan warna, Apple menyediakan dua varian iPhone Duo. Keduanya adalah Night Sky, warna biru gelap, dan Star White. Apple mempertahankan pendekatan warna yang relatif sederhana untuk perangkat foldable pertamanya.

Ada perubahan desain lain yang cukup menarik pada iPhone Duo. Meskipun terdapat kamera selfie di sudut membulat layar depan, perangkat ini tidak membawa Dynamic Island. iPhone Duo juga tidak dilengkapi kamera Face ID seperti sejumlah model iPhone terbaru. Sebagai gantinya, Apple menggunakan Touch ID pada tombol samping untuk autentikasi.

Langkah Apple masuk ke kategori foldable ini terjadi di tengah persaingan yang semakin ketat. Sebelumnya, sejumlah artikel seperti dominasi Android menyoroti tekanan kompetitor di pasar smartphone. Kehadiran iPhone Duo menjadi jawaban Apple atas tren perangkat layar fleksibel.

iPhone Duo bukan sekadar iPhone dengan layar yang dapat dilipat. Perangkat ini menandai langkah pertama Apple masuk ke kategori foldable. Kategori tersebut selama bertahun-tahun dikembangkan oleh para pesaingnya. Kehadiran iPhone Duo pun menjadi penanda penting dalam sejarah perangkat seri iPhone.