Technologue.id, Jakarta – Presiden terpilih ke-45 Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan telah menukarkan smartphone Android miliknya jelang pelantikannya. Mengutip Engadget (19/01/17), ponsel tersebut dikabarkan ditukarkan dengan ponsel yang aman, terenkripsi, dan telah lolos uji United States Secret Service, badan pemerintah yang bertanggung jawab untuk menjaga keamanan presiden, wakil, dan keluarganya.

Sayang, tak turut disebutkan apa merek gadget yang dimaksud itu. Namun yang jelas, Trump kini tak lagi menggunakan smartphone lamanya, yang tahun lalu teridentifikasi sebagai ponsel Samsung seri Galaxy. Nomor ponsel pribadinya pun telah diganti dan hanya diketahui oleh segelintir orang.

Menilik ke belakang, Trump adalah orang yang pernah menyebut internet adalah medium yang tidak aman. Untuk itu, ia sempat menyarankan agar semua pesan penting dikirimkan lewat cara tradisional saja, yakni dituliskan lalu dikirim lewat kurir.

Sekadar berkaca dari pendahulunya, sekitar delapan tahun lalu, ponsel BlackBerry menjadi andalan Barrack Obama. Walaupun dipandang sebagai gadget yang sudah ketinggalan zaman, BlackBerry yang punya software keamanan top itu pun menjadi pilihan Obama untuk menjaga privasinya dari segi komunikasi.

Tahun lalu, pria yang pernah tinggal di Indonesia itu mengaku sudah berganti gadget menjadi smartphone. Namun ponsel pintar tersebut tak seperti kebanyakan produk yang dijual di pasaran, karena tak bisa menelepon, meng-install aplikasi, memotret, hingga memainkan musik.

Belakangan, Obama diketahui sudah menggunakan iPhone. Ia pun bisa mengirim dan menerima email dari orang-orang terbatas sekaligus browsing di internet serta membaca berita. Keterbatasan ini tentu saja bertujuan baik, yakni untuk melindungi presiden dari penjahat cyber.

 

Baca juga:

Donald Trump: Internet Tidak Aman, Pakai Ini Saja!

Bos Facebook Kecewa Dengan Terpilihnya Donald Trump

Donald Trump: Facebook dan Twitter Bantu Saya Menang