Jaringan Fiber Optik Telkom Sentuh Masyarakat Sulawesi Tenggara

Technologue.id, Jakarta – Telkom berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Sulawesi dengan meluncurkan Sultra Modern Broadband Province.

Modern Broadband Province adalah program modernisasi jaringan tembaga ke jaringan fiber optik yang bertujuan agar pelanggan dapat menikmati layanan yang lebih baik. Program ini diharapkan mampu memajukan perekonomian Sulawesi Tenggara.

“Kualitas layanan berbasis fiber optik dapat menghadirkan performa yang jauh lebih mumpuni, bahkan hingga ke tahapan Internet of Things seperti Home Security dan lainnya,” ujar Zulhelfi Abidin dalam keterangan persnya, Jumat (4/10).

Zulhelfi menerangkan, proses pendirian Modern Province ini memakan waktu sekitar empat tahun, sejak tahun 2015.

Peresmian Sultra Modern Broadband Province yang menggunakan berbagai pemanfaatan Information and Communication Technology (ICT) tersebut menjadikan Sulawesi Tenggara sebagai Modern Broadband Province kedua di Kawasan Timur Indonesia. Setidaknya ada 17 IKK yang akan terhubung dengan fiber optik.

“Telkom mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan dukungan Pemerintah Provinsi sehingga Sulawesi Tenggara dapat menjadi Modern Broadband Province,” kata Zulhelfi Abidin.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Lukman Abunawas, mengapresiasi Sulawesi Tenggara yang sudah terhubung dengan jaringan 100% fiber optik.

Lebih lanjut dia mengharapkan kehadiran konektivitas fiber optik ini dapat mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat yang sejalan dengan visi Sulawesi Tenggara, yakni Terwujudnya Sulawesi Tenggara yang Aman, Maju, Sejahtera dan Bermartabat.

Keberadaan Modern Broadband Province tentunya memungkinkan digital life style dapat langsung dinikmati oleh masyarakat bahkan dari rumah sendiri. Demam IoT (Internet of Things) mendorong Telkom untuk memberikan layanan berkualitas bagi masyarakat sehingga dari dalam rumah pun produktivitas dan kreativitas tetap dapat dimaksimalkan.

Implementasi Modern Broadband Province tentunya akan semakin nyata dengan kualitas layanan yang semakin baik, sektor UKM ataupun industri lain di Sulawesi Tenggara dapat pula menikmati layanan digital ini untuk menggenjot produktivitas karena teknologi berbasis fiber optik mampu memberikan bandwidth lebih besar dan resiko gangguan lebih kecil.

Lebih jauh, keberadaan infrastruktur yang lebih mumpuni ini diharapkan mampu dimanfaatkan oleh banyak pihak di wilayah yang mencakup 12 kabupaten, 175 kecamatan, 332 kelurahan, dan 1478 desa untuk memajukan perekonomian Sulawesi Tenggara.

Modern Broadband Province ini menjadi bukti bahwa Sulawesi Tenggara siap menjadi kawasan modern dan siap bersaing dengan provinsi lain termasuk dengan kawasan lain di Pulau Jawa.

Recent Articles

LinkedIn Bawa Fitur Stories

Technologue.id, Jakarta - Jejaring sosial profesional LinkedIn resmi menghadirkan fitur Stories baru-baru ini. Menjadikannya serupa dengan media sosial populer Instagram.

Viu Rilis Serial Viu Original Terbarunya, Star Stealer

Technologue.id, Jakarta - Viu baru saja mengumumkan rilis serial komedi Viu Original Star Stealer, karya pemenang Viu Pitching Forum (VPF) 2019. Seri...

Jepang Bikin Robot Gundam Raksasa yang Bisa Gerak!

Technologue.id, Jakarta - Pabrik Gundam di Jepang bikin robot Gundam raksasa yang bisa bergerak sendiri. Tinggi Gundam raksasa ini lebih dari 18...

Diduga Eksploitasi Buruh Hingga Keguguran, Es Krim Aice Diboikot Netizen

Technologue.id, Jakarta - Kasus dugaan eksploitasi buruh oleh PT Alpen Food Industry belum usai hingga saat ini. Akibatnya, perusahaan yang memproduksi es...

Layanan VoLTE Indosat Ooredoo Sudah Bisa Dinikmati

Technologue.id, Jakarta - Indosat Ooredoo resmi meluncurkan layanan VoLTE atau Voice over LTE di lebih dari 30 kota di Indonesia. Pelanggan yang...

Related Stories