Technologue.id, Jakarta – Jika belakangan Anda tak satu atau dua kali mengeluhkan buruknya koneksi Smartfren, Anda tak menderita sendirian. Dari pantauan redaksi, tak sedikit juga pengguna Smartfren yang memang melayangkan komplain terkait jaringan yang tidak stabil itu di Twitter. Bahkan, ada juga yang sampai memaki saking gemasnya.

Sebenarnya, apa yang terjadi? Kepada Technologue.id, Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachys, mewakili perusahaannya secara resmi menyampaikan permintaan maaf atas penurunan kualitas layanan dalam beberapa waktu terakhir. Operator telco yang menjadi pionir VoLTE komersial di Indonesia itu mengakui ketidaknyamanan ini adalah buntut dari proses optimasi jaringannya.

Detailnya, menurut CTO Smartfren, Christian Daigneault, penyebab gangguan pelayanan selama proses optimasi disebabkan adanya software glitch antara node jaringan dalam jaringan Smartfren di wilayah barat. Alhasil, traffic yang ditampung Smartfren pun melebihi kapasitas.

Kebetulan, PT Smartfren Telecom, Tbk sudah rampung meningkatkan kapasitas dan koneksi layanan LTE lebih dulu di kawasan wilayah Timur, mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali – Lombok, Sulawesi, serta Kalimantan. Sedangkan proses optimasi lanjutan di area pelayanan wilayah Barat, dengan cakupan meliputi Jawa Barat, Jabodetabek dan Sumatera, baru selesai pada 20 Agustus 2016 kemarin.

- Advertisement -

Dengan selesainya serangkaian proses optimasi sistem layanan data 4G serta VoLTE ini, Smartfren berharap penggunanya di 188 kota bisa lebih nyaman dalam berselancar di dunia maya.

 

Baca juga:

TARIF INTERKONEKSI BERPOLEMIK, DPR PANGGIL MENKOMINFO

627 BTS TELKOMSEL JAGA KEDAULATAN INDONESIA DI PERBATASAN

TELKOM PIMPIN BUMN JAWA TIMUR RAYAKAN HUT RI 71