Jeff Bezos Lepas Jabatan CEO Amazon

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Jeff Bezos mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan CEO Amazon, Senin (1/2) lalu. Pengusahan terkaya di dunia itu akan mengemban peran baru sebagai ketua dewan eksekutif mulai kuartal ketiga tahun ini.

Jabatan CEO Amazon selanjutnya akan diserahkan kepada Andy Jassy, yang saat ini memimpin Amazon Web Services (AWS).

“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa pada kuartal ketiga tahun ini saya akan beralih menjadi Executive Chair of the Amazon Board dan Andy Jassy akan mengisi posisi CEO,” kata Jeff Bezos dalam sebuah surat yang dikirimkan kepada karyawan Amazon, seperti dikutip AFP.

Baca Juga:
Amazon Siap Jadi Kurir Vaksin Covid-19

Selain akan menjabat sebagai excutive chairman perusahaan, pebisnis yang terkenal dengan kepala plontosnya ini akan lebih fokus mengembangkan Day 1 Fund, The Washington Post, Bezos Earth Fund, juga Blue Origin.

Pengumuman kemunduran Bezos tersebut bersamaan dengan rilisan laporan pendapatan perusahaan. Amazon membukukan kinerja positif melebihi prediksi Wall Street sebagai salah satu korporasi yang paling menangguk untung dibalik tantangan ekonomi akibat Pandemi Covid-19.

Laporan Amazon menyebutkan lonjakan kuartal liburan dengan keuntungan lebih dari dua kali lipat menjadi US$ 7,2 miliar. Pendapatan perusahaan pun meningkat 44% menjadi US$ 125,6 miliar. Kenaikan ini disebabkan penerapan aturan karantina terkait pandemi virus corona Covid-19, yang mendorong ledakan penjualan daring di seluruh dunia.

Baca Juga:
Depak Bos Amazon, Elon Musk Jadi Orang Terkaya di Dunia

Sebagai informasi, Bezos (57 tahun) pertama kali mendirikan Amazon di garasinya pada 1994. Dia kemudian mengembangkan Amazon menjadi raksasa yang mendominasi ritel daring, dengan operasional streaming musik dan televisi, bahan makanan, komputasi awan (cloud computing), robotika, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan banyak lagi.

Amazon adalah perusahaan rintisan (startup) yang sekarang menjadi salah satu perusahaan paling berharga di dunia.

- Advertisement -

Latest News

Honor Kembali Gunakan Google Mobile Services

Technologue.id, Jakarta - Sejak memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok pada tahun 2020 lalu membuat Huawei dan Honor tidak bisa...

Huawei Tak Jadi Rilis Mate 50 Tahun Ini?

Technologue.id, Jakarta - Umumnya, hampir setiap tahun Huawei meluncurkan dua produk flagshipnya yakni seri P dan seri Mate. Namun tahun ini, sepertinya...

Bukalapak Bakal IPO pada Agustus 2021

Technologue.id, Jakarta - Perusahaan e-commerce, Bukalapak akan melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) pada bulan Agustus mendatang.

Smartfren Uji Coba 5G di Frekuensi 26 GHz, Seberapa Kencang?

Technologue.id, Jakarta - Smartfren bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menguji jaringan 5G pada Kamis (17/6/2021) dengan menggunakan frekuensi 26 GHz...

Utamakan Uji Mutu, vivo Jamin Kualitas Smartphone

Technologue.id, Jakarta - Komitmen brand smartphone vivo dalam memenuhi permintaan pasar smartphone di negeri ini tidak pernah mengendur. Hal ini dibuktikan dengan...

Related Stories