Jual Ponsel Seharga Rp20 ribu, Xiaomi Diprotes Konsumen

Technologue.id, Jakarta – Penjualan kilat atau flash sale ponsel Xiaomi mengundang amarah calon pembeli. Vendor ponsel asal Tiongkok itu dituding telah melakukan aksi penipuan dengan dalih promo murah.

Xiaomi London sendiri telah mengakui kesalahan dan meminta maaf setelah memasang “crazy deal” di situs webnya. Saat itu, perusahaan menjual beberapa ponsel dengan harga 1 pounds atau sekitar Rp19 ribu saja, yang justru memicu protes konsumen, sesuai berita dari Standard.co.uk (13/11/2018).

Baca juga:

Realme 2 Pro VS Redmi Note 6 Pro, Pilih Mana?

Bagaimana tidak, ternyata strategi penjualan itu bertujuan menjebak calon pembeli melalui clickbait agar tergoda mengunjungi website Xiaomi. Padahal, baru diketahui hanya ada stok dua atau tiga ponsel yang benar-benar dijual dengan harga murah ini sebelum situs web itu mengatakan “sold out/terjual habis”.

Xiaomi berharap pelanggan tidak kapok mengikuti program flash sale selanjutnya, yang kerap mereka lakukan agar pelanggan bisa berkesempatan mendapatkan ponsel Xiaomi dengan harga miring.

“Kami telah mengadakan flash sale di seluruh dunia sejak pertama kami kembali pada tahun 2013 sebagai cara untuk memberikan beberapa pelanggan beruntung kesempatan untuk mendapatkan smartphone kami dengan harga sangat rendah,” kata juru bicara Xiaomi.

Baca juga:

Xiaomi Black Shark Mendarat di Eropa, Indonesia Kapan?

“Ini adalah penjualan pertama di Inggris dan menarik banyak permintaan, jauh melampaui apa yang kami harapkan. Kami minta maaf karena banyak penggemar Xiaomi yang tidak hadir kali ini, tetapi kami berharap mereka akan mengambil bagian dalam penjualan flash di masa depan ketika kami mengumumkannya,” imbuhnya.

Xiaomi secara konsisten memang terus menjual produknya melalui konsep flash sale. Namun, mereka membantah bila dituduh mempermainkan konsumen bahwa tidak ada satu pun ponsel yang sebenarnya dijual.

Baca juga:

Ini Deretan Produk Terbaru Xiaomi di Indonesia, Mana yang Ingin Anda Beli?

Wilkin Lee, Sales Manager Xiaomi Inggris, menjelaskan perusahaan menerapkan sistem lotre, di mana beberapa konsumen yang tercepat menekan tombol “Beli” yang berhak mendapatkan unit ponselnya.

Sayangnya, ketentuan tersebut tak dipaparkan secara gamblang oleh Xiaomi pada konsumen ya. Lebih parahnya lagi, ketika Flash Sale digelar situs itu tidak menyebutkan jumlah unit ponsel yang dijual dengan harga 1 poundsterling.