Kampanye Pemilu Presiden Bikin Donald Trump Positif COVID-19?

Technologue.id, Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku terjangkit virus COVID-19 melalui akun Twitter resminya pada Jumat (2/10/2020). Sebelum positif mengidap virus COVID-19, ia nekat menggelar kampanye pemilu presiden di dalam ruangan tanpa menerapkan protokol kesehatan.

Dalam kampanye pemilu presiden di Nevada, pada Minggu, 13 September 2020, situasi ini bertolak belakang dengan peringatan tenaga medis profesional yang melarang acara kumpul-kumpul, termasuk dalam ruangan besar selama pandemi virus corona.

Masyarakat yang mengikuti kampanye Trump itu tampak duduk dalam jarak yang cukup dekat. Banyak pula dari mereka yang tidak memakai masker. Banyak orang mengkritik Presiden Trump karena masih saja melakukan kampanye sehingga menempatkan masyarakat berisiko tinggi tertular virus corona.

Baca Juga:
Presiden AS Donald Trump Positif Terjangkit Covid-19

Setelah di Nevada, kampanye calon presiden AS petahana ini juga berlanjut ke Ohio dan Minnesota. Kegiatan kampanye ini selalu didampingi oleh salah satu penasihat terdekatnya, Hope Hicks, di mana sudah terkonfirmasi mengidap virus COVID-19 lebih dulu.

“Hope Hicks, yang telah bekerja sangat keras bahkan tanpa istirahat sebentar, baru saja dinyatakan positif COVID-19,” kata Trump.

Setelah hasil tes swab keluar, Trump dan istrinya, Melania Trump telah menjalani menjalani karantina mandiri di Gedung Putih.

The New York Times (2/10/2020) melaporkan, Dokter presiden menyebut kondisi Trump saat ini “baik-baik saja” tanpa mengatakan apakah dia mengalami gejala atau tidak. Ia menambahkan bahwa presiden akan tetap melakukan isolasi mandiri di Gedung Putih untuk saat ini.

“Presiden dan ibu negara baik-baik saja saat ini, dan mereka berencana untuk tetap di rumah di Gedung Putih selama masa pemulihan mereka,” kata dokter Sean P. Conley, dalam sebuah pernyataan.

“Yakinlah, saya mengharapkan presiden untuk terus menjalankan tugasnya tanpa gangguan selama pemulihan, dan saya akan terus mengabari Anda tentang perkembangan di masa mendatang,” sambungnya.

Hasil tes positif Trump dapat menimbulkan kesulitan langsung bagi masa depan kampanyenya melawan mantan Wakil Presiden Joseph R. Biden Jr., penantang dari Partai Demokrat. Menyisakan 33 hari sebelum pemilihan pada 3 November. Meski tanpa gejala, Trump yang kini berusia 74 tahun mungkin harus mundur dari jalur kampanye dan tetap terisolasi di Gedung Putih untuk jangka waktu yang tidak diketahui.

Baca Juga:
Postingan Presiden Donald Trump Dilabeli Pernyataan Palsu

Di Amerika Serikat, virus corona telah menewaskan lebih dari 200 ribu orang. Pada awal penyebaran virus corona, Presiden Trump mengesampingkan bahayanya virus ini dan mengabaikan saran para ahli kesehatan masyarakat, yang mendesak penggunaan masker dan menjaga jarak fisik demi mencegah penyebaran virus corona.

Latest News

Saingi TikTok, Snapchat Rilis Fitur Spotlight

Technologue.id, Jakarta - Snapchat meluncurkan fitur terbaru mereka bernama Spotlight untuk menyaingi ketenaran TikTok. Seperti pesaingnya itu, Spotlight bakal...

Ada Bug, Fleets Twitter Bisa Dilihat Meski Sudah Kadaluwarsa

Technologue.id, Jakarta - Fitur baru Twitter, Fleets dikabarkan mengalami bug. Mengakibatkan konten yang semestinya menghilang setelah 24 jam, kini bertahan lebih dari...

Pesta di Rumah Bos UBER Tanpa Masker!

Technologue.id, Jakarta - CEO Uber, Travis Kalanick, dilaporkan menggelar pesta dalam ruangan besar meski tengah pandemi. Pesta yang berlangsung di penthouse Kalanick...

Seorang Ibu Dikecam Lantaran Beri Makan Bayi dengan Nasi Daging

Technologue.id, Jakarta - Seorang ibu di Amerika Serikat dikecam netizen lantaran memberikan makanan yang tak wajar untuk putrinya. Mereka bahkan mengancam untuk...

Review Oppo Watch 41 mm (Wi-Fi): Tampil Menawan dengan Desain Stylish

Technologue.id, Jakarta - Oppo yang selama ini dikenal sebagai produsen smartphone yang fokus menyajikan fitur kamera, kini mulai melakukan berbagai diversifikasi produk....

Related Stories