Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Kampanye Tinder Cegah Penipuan Asmara Online
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Aplikasi kencan online, Tinder baru saja meluncurkan sebuah kampanye kesadaran publik terkait pencegahan penipuan asmara (romance scam) di empat negara di Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Singapura.

Tinder secara proaktif mengedukasi para pengguna terkait resources (sumber penting) yang dapat diakses.

Kampanye yang terhubung langsung di aplikasi ini merupakan bagian dari komitmen Tinder untuk memastikan bahwa platform telah menyediakan ruang aman di mana para pengguna dapat menciptakan hubungan yang bermakna.

Baca Juga:
Tinder Akan Gunakan AI untuk Bantu Pengguna Memilih Foto

Mulai dari 23 Agustus hingga 6 September, pengguna akan menerima peringatan (alert) saat membuka aplikasi Tinder. Mereka diarahkan kepada informasi yang lebih lengkap tentang berhati-hati terhadap penipuan asmara (romance scam) dalam aplikasi.

Para pengguna dapat mempelajari tips dari sumber informasi Penipuan Asmara Tinder yang menyarankan secara detail tindakan yang dapat mereka lakukan untuk melindungi diri dari penipuan online. Termasuk metode yang kerap dilakukan oleh para penipu asmara, perangkat keamanan Tinder untuk membasmi penipuan seperti pelaporan (reporting), perangkat verifikasi, dan lainnya.

Pengguna juga dapat terus mengakses Pusat Keamanan Tinder, sebuah bagian khusus pada aplikasi yang didedikasikan untuk para pengguna terkait fitur keamanan sekaligus menyajikan panduan, perangkat, dan sumber daya yang dibutuhkan.

"Melalui edukasi dan informasi, kami berharap untuk membantu para pengguna agar lebih percaya diri dalam menciptakan hubungan baru secara aman dan menyenangkan," kata Papri Dev, Vice President, APAC Communications di Tinder.

Baca Juga:
Tinder Perbarui Pedoman Komunitas, Batasi Pengguna untuk Posting Konten di Media Sosial Lain

Di awal tahun ini, perusahaan induk Tinder, Match Group mengumumkan bahwa para perusahaannya terus melakukan investasi untuk menyempurnakan perangkat machine learning yang secara proaktif mendeteksi, mencegah, dan menghapus spam di seluruh portofolio aplikasi milik Match Group.

Setiap menitnya, ada 44 akun spam yang dihapus dari seluruh aplikasi sebagai upaya untuk membantu mengurangi akun yang dicurigai sebagai penipu, baik yang diblokir saat mendaftar atau sebelum pengguna melihatnya.

Selain itu, hampir 5 juta bot dan akun spam telah dihapus antara Januari dan Maret 2023 — sebelum akun memperoleh akses ke platform atau segera setelah pendaftaran, sebagai upaya untuk mencegah potensi bahaya.

Tinder telah berinvestasi secara signifikan dalam pengembangan produk keamanan dan kepercayaan selama tiga tahun terakhir, melahirkan 15 inovasi fitur keamanan (trust and safety).

SHARE:

Cegah Serangan Ransomware, Ini yang Perlu Diperhatikan Pemerintah

Berkali-kali Diserang Hacker, Apakah Pemerintah Akan Lebih Aware?