Kartu Kredit akan dibekali dengan Pemindai Jari?

Technologue.id, Jakarta – Mastercard selaku salah satu dari sekian banyak penyedia kartu kredit di dunia telah memperkenalkan fitur pemindai jari pada produk mereka. Namun, fitur tersebut masih dalam tahap uji coba di Afrika Selatan.

Dilansir dari BBC (21/4/2017), teknologi pemindai jari pada kartu kredit dipercaya sama dengan teknologi pemindai jari yang ada di pembayaran mobile, seperti Samsung Pay, Apple Pay dan Android Pay. Dengan begitu, pengguna wajib menempelkan sidik jari mereka agar pembayaran dapat dilakukan.

Para ahli keamanan mengatakan, pemindaian tidak bisa dikelabui. Pasalnya, pemindaian jari menggunakan teknologi biometric “sensible”, yang mewajibkan pengguna untuk memindai jari mereka secara akurat.

Chief of Safety and Security Mastercard, Ajay Bhalla mengatakan, “teknologi ini akan membantu untuk meningkatkan keamanan serta kenyamanan para penggunanya. Ini bukanlah sesuatu yang dapat diambil atau dipalsukan.”

Karsten Nohl selaku Chief Scientis Berlin Security Research Lab menambahkan, “apa yang saya butuhkan adalah kaca atau sesuatu yang bisa disentuh dan meninggalkan sidik jari.” Menurutnya, ketika pengguna merasa sidik jarinya telah dicuri, maka pengguna bisa melakukan pergantian sidik jari sebanyak 9 kali sebelum pada akhirnya menggunakan cara lain.

Nohl merasa, PIN merupakan jenis keamanan yang masih sangat rentan dan dapat dengan mudah diketahui oleh orang lain. Maka dari itu, pemindaian jari adalah jawaban yang akan menyelesaikan masalah tersebut.

Sayangnya, hingga saat ini belum diketahui kapan pemindai jari bisa terealisasikan ke seluruh pengguna kartu kredit.