Technologue.id, Jakarta – Internet memang bisa banyak membantu lini kehidupan manusia. Namun di sisi lain, ia juga bisa membawa dampak buruk pada manusia, khususnya pada remaja.

Berdasarkan studi yang baru dilakukan oleh Education Policy Institute, mereka menemukan bahwa ada keterkaitan antara penggunaan internet dan kehidupan seseorang. Dan pengaruhnya akan semakin terasa jika semakin banyak porsi penggunaan internetnya.

Mengutip dari NextPowerUp (04/07/17), dari riset tersebut menunjukkan kalau kebanyakan remaja menghabiskan waktu untuk mengakses internet sekitar lebih dari 6 jam di luar sekolah dan 3 jam di sekolah. Dengan jumlah waktu yang sangat banyak itu, para remaja bisa dikategorikan cukup ekstrem saat mengakses internet.

Dari studi yang dilakukannya itu, Education Policy Institute menemukan bahwa ada 6,7 persen remaja yang pernah di-bully secara online. Sementara bagi remaja menggunakan internet secara ekstrem, jumlahnya lebih tinggi, yakni 17,8 persen.

Dari persentase tersebut, dapat disimpulkan bahwa remaja yang menggunakan internet secara ekstrem memiliki kualitas hidup yang lebih rendah ketimbang yang menengah. Angka perbandingannya sendiri 6,59/10 untuk yang ekstrem dan 7.4/10 yang menengah.

Di saat yang bersamaan, mereka juga mencatat perilaku remaja saat menggunakan internet. Kebanyakan, akses internet digunakan untuk membuka media sosial pada perangkat mobile. Terkadang, remaja juga suka mengaksesnya di ruangan yang bersifat privat, seperti tempat tidur.

 

Baca juga:

Benarkah Ransomware Telah Mengancam Umat Manusia?

Fisik Lagi di Toko Offline, Tapi Pikiran Tidak

Di Situs Ini, Anda Bisa Dengarkan Siaran Radio dari Seluruh Dunia!