Kebijakan Baru Facebook, Melarang Postingan Bertuliskan `Hentikan Mencuri`

- Advertisement -

Demi keamanan bersama pasca pemilihan Presiden di Amerika Serikat, Facebook mengambil langkah tegas dengan mengatur konten yang diunggah pengguna. The Verge menyebutkan, Selasa (12/1/2021), Facebook menindak penghasutan yang berpotensi kekerasan menjelang pelantikan Presiden terpilih Joe Biden pada 20 Januari 2021. Salah satunya, dengan menghapus unggahan berisi frase “hentikan pencurian”.

Wakil presiden Facebook Guy Rosen dan Monika Bickert mengungkapkan kebijakan agresif yang diambil Facebook. Menurut Facebook, langkah tersebut terpaksa dilakukan untuk menghindari kekerasan atau kekacauan.

“Kami menghapus konten yang berisi frasa ‘hentikan pencurian’ berdasarkan kebijakan Koordinasi Bahaya dari Facebook dan Instagram. Kami memperlakukan kebijakan ini hingga dua minggu ke depan. Hal ini dilakukan untuk mengatur pertentangan yang dikhawatirkan berujung kekacauan pasca-pemilihan presiden AS,” tulis Facebook di situs resminya.

Facebook juga akan memberlakukan sejumlah kebijakan yang telah dibuatnya sebelum pemilihan, termasuk secara otomatis menonaktifkan komentar pada setiap posting di halaman grup “yang memiliki tingkat ujaran kebencian yang tinggi.”

Dalam sebuah wawancara dengan Reuters, COO Facebook Sheryl Sandberg berpendapat bahwa moderasi agresif Facebook sebagian besar telah memaksa kelompok-kelompok kekerasan keluar dari platform tersebut.

“Kami terpaksa menghapus ujaran QAnon, Proud Boys, Stop the Steal, atau apa pun yang berkaitan dengan kekerasan minggu lalu,” kata Sandberg.

Menjelang pelantikan Joe Biden dikhawatirkan adanya kekerasan dari para pendukung Presiden Donald Trump. FBI telah memperingatkan bahwa keamanan ditingkatkan di semua 50 ibukota negara bagian serta Washington, DC. Sebanyak 15.000 tentara Garda Nasional akan dikerahkan di Washington selama pelantikan jika terjadi kerusuhan sipil.

Sebelumnya, pendukung Donald Trump membobol masuk ke gedung senat saat Kongres AS akan mengesahkan kemenangan Joe Biden. Dampaknya, akun Facebook milik Donald Trump ditangguhkan, dikhawatirkan memicu kekerasn lebih luas.

- Advertisement -

Latest News

A Day Without We, Game Asal Indonesia yang Bakal Rilis di PlayStation 5 dan Xbox Series X/S

Technologue.id, Jakarta - Setelah game buatannya sukses di Steam, Gamecom Team Studio, developer game asal Indonesia, bareng publisher game asal Rusia, ChiliDog...

Samsung Boyong Jajaran TV Premium Terbaru

Technologue.id, Jakarta - Samsung Electronics Indonesia resmi meluncurkan empat TV terbaru, Kamis (6/5/2021). Adalah The Sero, The Frame, The Serif, dan The...

Menang Flash Sale Shopee, Pengguna Kecewa Transaksi Dibatalkan Sepihak

Technologue.id, Jakarta - Penjualan cepat atau flash sale di e-commerce sudah menjadi "bumbu" menggiurkan yang selalu jadi incaran calon pembeli. Namun sejumlah...

Samsung Boyong Smart TV Premium Neo QLED 8K, Segini Harganya

Technologue.id, Jakarta - Samsung Electronics Indonesia resmi meluncurkan smart TV premium, Neo QLED 8K pada Kamis (6/5/2021). Produk ini digadang mampu memberikan...

Ini Media Sosial Garapan Donald Trump

Technologue.id, Jakarta - Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluncurkan "platform komunikasi" setelah hampir empat bulan dilarang oleh sebagian besar situs media...

Related Stories