Kembangkan Sayap, Oppo Umumkan APAC Hub Center

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Oppo mengumumkan APAC Hub Center baru ditengah kawasan kota Kuala Lumpur dan menyiarkan 15 mitra operator baru di kawasan Asia Pasific yang tergabung dalam 5G Landing Project dan merilis bisnis baru pada era 5G kepada partnernya dari berbagai industri di kawasan Asia Pasifik (APAC). Pengumuman ini disampaikan dalam event APAC Strategy Launch, di Malaysia, Senin (16/12).

Baca Juga:
Oppo Sukses Jajal Panggilan 5G Pertama di Indonesia

Jimmy Yi, Presiden Oppo Asia Pasifik mengatakan bahwa melalui pembentukan APAC Hub Center, mereka siap untuk menghubungkan semua pasar dan mengembangkan strategi dengan pendekatan lokal untuk kawasan ini.

“Kami akan terhubung dengan mitra kami untuk mengungkap berbagai kesempatan baru. Terakhir, kami juga menghubungkan pengguna kepada perangkat pintar dan menghadirkan pengalaman baru pada era konektifitas cerdas,” ungkap Jimmy Yi.

Pada event ini, aliansi mitra dari “Oppo 5G Landing Project” melanjutkan ekspansinya dengan 15 mitra operator baru di kawasan Asia Pasifik. Kedepannya, dengan APAC Hub Center, Oppo akan bekerjasama lebih erat lagi dengan mitra pada rantai industri untuk mengantarkan teknologi 5G kepada pengguna pada kawasan ini.

“Pada awal kedatangan teknologi 5G di tahun 2020, Oppo akan memperkuat inovasi pada teknologi 5G untuk membawa pengalaman lebih baik kepada pengguna global,” kata Henry Tang, Chief 5G Scientist Oppo.

Baca Juga:
Seperti Apa Smartwatch Buatan Oppo?

Konferensi ini juga turut menghadirkan lebih dari 300 operator, mitra dan media dari kawasan Asia Pasifik untuk mencoba berbagai perangkat dan teknologi terbaru Oppo, termasuk 5G CPE T1 dan Enco Free True Wireless Headphone, perangkat gaming dengan komputasi awan, AR Glasses dan konsep perangkat smartphone masa depan Oppo dengan teknologi under-screen camera.

Pasar Asia Pasifik merupakan pijakan strategis ekspansi global Oppo sejak satu dekade lalu dan dalam tiga tahun kedepan, Oppo menginvestasikan dana lebih dari US$ 7 Milyar pada litbang dengan fokus pengembangan pada 5G, 6G, AI, AR dan Big Data, dan juga terus mengembangkan perangkat keras dan perangkat lunak untuk mengeksplorasi kemungkinan pada era konektifitas cerdas.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories