Technologue.id, Jakarta – Kesalahan dalam mendesain dan menentukkan baterai yang pas untuk perangkat elektronik bisa mengakibatkan malapetaka. Setelah Samsung, kini giliran HP yang terkena dampak dari buruknya kualitas baterai.

Walaupun tak sampai meledak layaknya Galaxy Note 7, baterai yang sudah terpasang pada sejumlah laptop HP berisiko terbakar. Hal ini dikarenakan adanya masalah panas berlebih atau yang biasa disebut overheat.

Dengan adanya masalah tersebut, Consumer Product Safety Commission (CPSC), sebuah lembaga independen yang mengatur soal regulasi keamanan produk di Amerika pun tak tinggal diam. Mereka menyarankan agar pengguna yang mengalami masalah tersebut agar segera melakukan penggantian baterai.

“Konsumer sebaiknya segera berhenti untuk menggunakan baterai yang bermasalah, mencopotnya dari laptop, dan mengontak HP untuk melakukan penggantian baterai secara gratis”, pernyataan CPSC yang dikutip dari NextPowerUp (25/01/17).

CPSC sendiri memutuskan untuk memberikan pernyataan tersebut secara resmi setelah adanya temuan sebanyak 41.000 baterai laptop HP di Amerika yang bermasalah sejak Juni 2016 lalu. Hingga saat ini, sudah lebih dari 100.000 baterai laptop HP yang dinyatakan bermasalah dan sudah ditukarkan.

Baterai-baterai yang bermasalah tersebut sendiri ditemukan pada lini produk HP ProBook, HP Envy, Compaq Presario, dan HP Pavilion yang dilepas di pasaran pada periode Maret 2013 hingga Oktober 2016. Meski begitu, dari seluruh laptop yang terjual pada periode tersebut, hanya satu persen saja yang memiliki baterai cacat.

Baca juga :
Laptop Ini Bisa Mengisi Baterai Tanpa Kabel, Keren Nih!

Butuh Laptop Gaming Murah? Coba Acer Aspire VX 15!

Gila, Laptop Gaming Terbaru Samsung Punya RAM 64GB!