Kena PHK, Mantan Karyawan Ini Gabung ‘Mitra Tokopedia’ Hingga Raih Lonjakan Transaksi

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Tokopedia melalui ekosistem Mitra Tokopedia telah membantu jutaan pegiat usaha tradisional, seperti pemilik warung, toko kelontong dan usaha sejenis lainnya, melayani lebih lebih dari 500 kota/kabupaten di Indonesia dengan mengakselerasi adaptasi platform digital. 

Hal ini turut dirasakan oleh Verra Febrina (30), ibu rumah tangga asal Malang, yang bergabung menjadi penjual di Mitra Tokopedia pada Mei 2020 setelah mengalami PHK akibat pandemi. 

Ia mengatakan, “Setelah kehilangan pekerjaan, saya mulai mencari peluang usaha demi membantu keuangan keluarga. Saya bergabung dengan Mitra Tokopedia dan berjualan berbagai produk grosir seperti sembako, camilan ringan dan berbagai produk digital seperti pulsa dan token listrik.”

Baca Juga:
Kisah Sukses Penjual Produk Digital Setelah Gabung di Mitra Tokopedia

Beragam fitur pun dimanfaatkan demi meningkatkan penjualan. Salah satunya fitur terbaru di Mitra Tokopedia, yaitu Catatan Hutang.

“Fitur ini membantu saya dalam melakukan pembukuan pengeluaran, pemasukan, serta piutang secara digital, sehingga lebih mudah dan praktis,” tambah Vera.

Selain itu, Verra juga turut merasakan berbagai manfaat yang dihadirkan oleh Mitra Tokopedia, mulai dari harga produk lebih terjangkau, promo berkala, gratis ongkir, layanan same-day delivery dan banyaknya pilihan pembayaran.

“Berbagai fitur dan kemudahan dari Mitra Tokopedia juga membantu meningkatkan total transaksi  pembelian di toko saya hingga 10x lipat dalam kurun waktu kurang dari satu tahun,” jelas Verra. 

Sederet kemudahan, salah satunya fitur Catatan Hutang, yang bisa dirasakan pegiat usaha tradisional seperti Verra tidak lepas dari peran Head of New Retail Tokopedia, Karina Susilo. 

Baca Juga:
Dua Tahun Mitra Tokopedia, Bangkit Bareng Warung

Karina bersama belasan Nakama (karyawan Tokopedia) yang dipimpinnya, bertanggung jawab untuk membantu pegiat usaha tradisional dalam menambah pendapatan dengan berjualan produk digital maupun mengisi stok warung lewat Mitra Tokopedia.

Tim ini juga berhasil mengembangkan fitur Grosir pada Mitra Tokopedia yang saat ini telah tersedia di lebih dari 500 kecamatan, meningkat 50x lipat dalam kurun waktu kurang dari 3 tahun.

“Keadaan pandemi telah mendorong digitalisasi dan teknologi berkembang pesat dan menjadi sebuah kebutuhan. Dengan adanya Mitra Tokopedia, kami harap pegiat usaha tradisional tetap dapat berpartisipasi dalam perekonomian digital, khususnya di tengah pandemi,” tutup Karina.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories