Kepala Keamanan Apple Tersandung Kasus Suap Ratusan iPad ke Polisi

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Kepala keamanan Apple Inc, Thomas Moyer, didakwa atas tuduhan suap yang dilakukannya ke Kantor Sheriff Santa Clara County untuk mengamankan empat izin senjata tersembunyi bagi karyawan Apple.

Dilansir dari Business Insider (24/11/2020), dalam tuntutannya, jaksa menyebut bahwa untuk memuluskan langkahnya, Moyer telah menjanjikan sumbangan 200 unit iPad atau senilai US$ 70 ribu ke kantor tersebut.

Selain pria berusia 50 tahun itu, Kantor Pengacara Distrik Santa Clara County mengatakan juri juga telah mendakwa dua petugas di Kantor Sheriff yang diduga terlibat dalam kasus tersebut yaitu Rick Sung dan Kapten Sheriff James Jensen.

Baca Juga:
Komplotan Penjahat Gondol Produk Apple Hampir Rp 100 Miliar

The Mercury News pertama kali melaporkan dakwaan tersebut. Jensen sebelumnya telah didakwa atas tuduhan penyuapan dan konspirasi kejahatan yang berbeda sehubungan dengan rencana untuk memilih kembali Sheriff Laurie Smith pada tahun 2018.

Membawa senjata api tersembunyi tanpa izin di California adalah ilegal, dan sheriff county memiliki kebijakan luas untuk mengeluarkan izin.

Investigasi terhadap perizinan telah dilakukan selama lebih dari setahun. Jaksa Distrik Santa Clara County Jeff Rosen mengatakan dalam konferensi pers hari Senin bahwa rencana untuk menyumbangkan 200 iPad dibatalkan begitu jaksa wilayah mengumumkan penyelidikan pada Agustus 2019 dan memperoleh surat perintah penggeledahan untuk memeriksa semua catatan lisensi senjata tersembunyi.

Rosen mengatakan aturan “quid pro quo” (barter) adalah “ilegal” dan hal itu mengikis kepercayaan publik pada sistem peradilan pidana.

“Ketika anggota tingkat tinggi dari lembaga penegak hukum berada dalam kasus penyuapan, hal itu menodai lencana, kehormatan, dan reputasi, dan secara tragis efektivitas semua lembaga penegak hukum,” kata Rosen.

Baca Juga:
Apple Buka Suara Terkait Masalah Layar iPhone 12

Di sisi lain pengacara Moyer mengatakan dia tidak bersalah atas tuduhan tersebut. Apple sendiri mengatakan telah melakukan penyelidikan internal dan tidak menemukan kesalahan.

Pengacara Moyer, Ed Swanson, mengatakan Moyer telah mengajukan izin senjata bagi beberapa personel keamanan Apple untuk melindungi eksekutif dan karyawan setelah peristiwa penembakan di perusahaan teknologi Silicon Valley lainnya, seperti insiden 2018 di kantor pusat YouTube.

“Mereka menjalani proses seperti yang seharusnya Anda lakukan,” katanya tentang pengajuan izin, menambahkan bahwa sumbangan iPad tidak terkait dengan izin.

“Tidak ada suap, tidak ada quid pro quo,” tegasnya.

- Advertisement -

Latest News

Sering Scan Kode QR? Ini Bahayanya

Technologue.id, Jakarta - Memasuki era digital, kode QR semakin menjamur. Kode unik ini sangat mudah ditemukan mulai di kemasan makanan, tiket, tagihan...

Pendiri Zoom Ngaku Capek Meeting Virtual

Technologue.id, Jakarta - CEO sekaligus pendiri Zoom, Eric Yuan mengaku lelah dengan penerapan sistem bekerja di rumah. Tak sungkan, ia mengeluh jika...

Refund Molor, Toko Furniture Fabelio Panen Kecaman Konsumen

Technologue.id, Jakarta - Akun Instagram resmi toko furniture online, Fabelio, digeruduk sejumlah konsumen. Mereka mengeluhkan soal proses pengembalian uang atau refund yang...

Kenaikan Transaksi Shopee Berlipat saat Ramadan

Technologue.id, Jakarta - Di momen Ramadhan 2021 Shopee mengalami kenaikan transaksi yang signifikan. Tercatat selama kampanye Big Ramadan Sale ada lebih dari...

Sony Hapus Kamera DSLR dari Situs Resmi, Berhenti Produksi?

Technologue.id, Jakarta - Mungkin kita tidak akan pernah melihat perangkat DSLR A-series keluaran terbaru dari Sony. Pasalnya produsen elektronik asal Jepang itu...

Related Stories