Technologue.id, Jakarta – Sejak mengubah desain tuts keyboard pada MacBook pada tahun 2016, hingga saat ini ada saja pengguna yang melaporkan bahwa keyboard tersebut menimbulkan masalah yang cukup serius.

Mengutip dari TheVerge (27/03/19), baru-baru ini ada seorang pengguna MacBook bernama Joanna Stern yang melaporkan masalah keyboardnya melalui sebuah kolom pada website The Wall Street Journal. Menurutnya, desain keyboard butterfly memiliki keandalan yang buruk. Dan tak lama kemudian, pihak Apple pun minta maaf.

“Kami sadar bahwa ada sebagian kecil pengguna yang mengalami masalah dengan desain keyboard butterfly generasi ketiga dan kami minta maaf. Meski begitu, sebenarnya sebagian besar pengguna MacBook memiliki pengalaman positif dengan keyboard baru”, kata salah seorang juru bicara Apple.

Sebelumnya, pada tahun 2017 lalu Apple juga sempat ada pengguna MacBook yang komplain soal buruknya desain keyboard butterfly. Komplain itu dibuat oleh Casey Johnston melalui kolom pada website The Outline. Ia bahkan sempat frustasi lantaran berbulan-bulan harus menggunakan keyboard yang rusak.

- Advertisement -

Menanggapi masalah tersebut, Apple sendiri saat ini sudah menambahkan sebuah membran karet untuk masing-masing tuts keyboard pada MacBook terbarunya. Penggunaan membran tersebut dimaksudkan agar tuts tidak kemasukan debu ataupun partikel lainnya yang bisa saja membuat kemacetan saat tuts ditekan.