Technologue.id, Jakarta – Setelah beberapa hari bungkam karena sedang melakukan penyelidikan, akhirnya managemen Vivo Smartphone angkat bicara terkait pemberitaan tentang meledaknya Vivo V5 milik customer di Manokwari, Papua Barat.

Dalam pernyataan resminya, Vivo Smartphone mengakui bahwa kejadian tersebut adalah benar terjadi. Ponsel jenis Vivo V5 tersebut terbakar, dan bukan meledak seperti yang diberitakan sebelumnya.

Peristiwa ini dialami oleh konsumen yang bernama Abdul Amin yang bertempat tinggal di Manokwari, Provinsi Papua Barat. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka ringan di bagian ibu jari tangan kanan saat berusaha untuk mengamankan ponsel tersebut. Dalam update terkini, kondisi beliau pada saat ini sudah pulih kembali.

Didiamkan di Atas Kasur, HP Vivo Mendadak Meledak
HP Vivo yang terbakar (source: Instagram / makassar_iinfo)

Baca juga:

Penjualan Vivo V11 Pro Sukses Lampaui Prediksi

Menjelaskan lebih lanjut, peristiwa tersebut terjadi pada Hari Minggu, tanggal 21 Oktober 2018 pada pukul 04.00 dini hari. Smartphone yang terbakar tersebut adalah seri Vivo V5. Pada saat kejadian, smartphone dalam keadaan standby di letakkan di atas kasur dan tidak sedang digunakan atau dalam proses penambahan daya. Informasi lain yang didapatkan adalah, selama beberapa bulan belakangan konsumen menggunakan pengisi daya baterai smartphone yang bukan orisinil dari Vivo Smartphone.

Perwakilan dari Vivo Smartphone sudah berkunjung ke rumah korban dan keluarga untuk memeriksa keadaan beliau dan mengambil smartphone yang rusak untuk diperiksa lebih lanjut. Dalam kunjungan tersebut, Abdul Amin menjelaskan “Saya tidak menyalahkan Vivo. Saya merasa bahwa ini adalah sebuah musibah dan kejadian ini bisa terjadi pada smartphone merk apapun.”

“Karena rusak, sudah beberapa bulan belakangan ini, saya menggunakan charger yang bukan resmi dari Vivo untuk mengisi ulang baterai,” ucapnya.

Baca juga:

Vivo V11 Pro Sambangi Pasar Indonesia Bawa Fitur Inovatif

Ia menjelaskan, masalah ini sudah selesai dengan baik dan berkomunikasi berjalan lancar. Baik Ia ataupun keluarga tidak merasa adanya pemaksaan apapun dari pihak Vivo Smartphone selama penanganan hal ini. Hingga saat ini pun, pihak vendor masih terus melakukan kontak dengan Bapak Abdul. Perusahaan asal Tiongkok itu menyadari bahwa sangat penting untuk memastikan terlebih dahulu keselamatan dari setiap pengguna Vivo.

“Hadirnya perwakilan Vivo Smartphone langsung ke rumah saya untuk berdiskusi dan juga mencari tahu lebih lanjut tentang kejadian ini merupakan sebuah itikad baik yang saya hargai sekali,” ungkapnya lagi.

Jason Fanjaya Jana, Product Manager PT. Vivo Mobile Indonesia pun menanggapi “Semua produk Vivo Smartphone telah melalui standarisasi uji kualitas yang ketat agar semua konsumen mendapatkan kualitas produk yang terbaik termasuk juga kenyamanan dan keamanan penggunaan.”

Baca juga:

Mengenal Fitur Screen Touch ID di Vivo V11 Pro

Abdul Amin juga mengatakan bahwa kejadian ini tidak membuatnya merasa takut untuk kembali memakai produk Vivo Smartphone “Sudah lama saya pakai Vivo dan sejak kejadian ini pun saya tetap memakai Vivo Smartphone.”

Hingga klarifikasi ini diturunkan, Vivo Smartphone masih terus memeriksa untuk memastikan kerusakan apa yang sebenarnya terjadi.