Kofax Peringkat #1 Dunia untuk Pangsa Pasar Pengelolaan Pencetakan 2019

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Kofax, pemasok perangkat lunak Automasi Cerdas terkemuka untuk transformasi alur kerja secara digital, hari ini mengumumkan pencapaiannya meraih peringkat No. 1 dalam laporan IDC berjudul “Pangsa Pasar Dunia dan Amerika Serikat untuk Pengelolaan Peranti dan Pencetakan, 2019: Peralihan ke Awan Terus Dorong Pertumbuhan” (Dok # US45237520, Juni 2020).

Kofax ControlSuite, perangkat lunak sadar konten terkemuka untuk pengelolaan pencetakan, tangkapan (capture), dan keluaran (output) pada peranti multifungsi (multi-function device/MFD), memungkinkan tercapainya transformasi alur kerja digital sekaligus meningkatkan keamanan dokumen.

“Perusahaan-perusahaan terdepan dalam transformasi digital berlomba-lomba menghilangkan sekat agar dapat melakukan automasi hulu ke hilir yang diskalakan. Alur kerja pengelolaan pencetakan yang efisien mutlak dibutuhkan untuk memperluas automasi dan kini menjadi semakin penting karena upaya penghematan biaya ditujukan untuk menghentikan pemborosan dalam pengelolaan armada,” ungkap Allison Correia, Research Manager, Imaging, Printing and Document Solutions IDC. “Melalui solusi pengelolaan tangkapan dan pencetakan produk ControlSuite milik Kofax yang siap mendukung transformasi, posisi Kofax sebagai pemimpin pangsa pasar menghadirkan pengalaman pengguna yang terintegrasi dan konsisten di berbagai kombinasi peranti, sistem, dan lokasi.”

Laporan IDC tersebut mendata pangsa pasar vendor pengelolaan peranti dan pencetakan selama tahun 2019. Dengan angka 14,4%, pangsa pasar dunia Kofax hampir 50% lebih besar dari pesaing terdekatnya.

Menurut laporan tersebut, keamanan tetap menjadi perhatian utama bagi perusahaan yang visibilitas keamanan pencetakannya kian meningkat akibat kerentanan yang melekat pada infrastruktur pencetakan. ControlSuite melacak seluruh aktivitas pencetakan dan tangkapan menggunakan perlindungan informasi tingkat lanjut, termasuk watermark dan penyensoran, sekaligus mempertahankan kronologi pendokumentasian.

“Dalam laporan, hasil pengamatan IDC menunjukkan migrasi pasar ke arah platform arsitektur terintegrasi tunggal yang memperlancar pengelolaan dan pengamanan konten,” jelas Chris Huff, Chief Strategy Officer Kofax. “Posisi terdepan kami capai melalui komitmen kami memprioritaskan pelanggan dan membudayakan inovasi hingga ControlSuite mampu menghadirkan solusi unik pencetakan dan tangkapan terintegrasi yang menjadi standar baru di pasar pengelolaan pencetakan. ControlSuite mentransformasi keamanan dan alur kerja dokumen dengan menyederhanakan tata kelola dan pengelolaan konten melalui armada peranti multifungsi, peranti seluler dan desktop, surel, dan print stream.”

- Advertisement -

Latest News

Aplikasi Sampingan Catat Kenaikan Jumlah Mitra Lebih Dari Tiga Kali Lipat

Technologue.id, Jakarta - Di tengah gelombang pandemi COVID-19, platform solusi manajemen tenaga kerja, Sampingan makin diminati oleh masyarakat sebagai destinasi mencari lowongan...

Indosat Ooredoo Gagas Kompetisi Bikin E-wallet Inovatif

Technologue.id, Jakarta - Indosat Ooredoo meluncurkan program e-Wallet User Research Challenge 2021. Acara ini merupakan program open innovation berbentuk...

Konami Bakal Rilis Game eFootball

Technologue.id, Jakarta - Konami Digital Entertainment BV, pembuat game sepakbola PES dan Winning Eleven, umumkan bahwa mereka bakal rilis game sepakbola terbarunya...

6 Tips untuk Membuat Akun Twitter Lebih Aman

Technologue.id, Jakarta - Menjaga privasi dan keamanan di dunia maya, khususnya media sosial, mutlak dilakukan. Pengalaman menggunakan Twitter akan lebih nyaman jika...

Tablet Pertama HarmonyOS 2 Tiba Awal Agustus di Indonesia

Technologue.id, Jakarta - Huawei mengumumkan akan merilis Huawei MatePad 11 untuk para konsumen Indonesia di awal Agustus 2021. Ini akan menjadi salah...

Related Stories