Technologue.id, Jakarta – GoPro selama ini sudah dikenal baik sebagai produsen action cam ternama. Namun kondisi keuangan yang terus memburuk membuatnya harus memutar otak lebih keras untuk bisa bertahan di pasar action cam.

Oleh karenanya, baru-baru ini GoPro mengumumkan secara resmi bahwa mereka akan segera memecat 270 karyawan secara bersamaan dalam waktu dekat ini. Hal tersebut dilakukan guna menekan pengeluaran dan menyelamatkan aspek finansial perusahaan.

Berdasarkan laporan dari Forbes, kebanyakan karyawan yang terkena PHK tersebut berasal dari divisi VR dan broadcasting.

“Kami bertekad agar performa finansial GoPro bisa kembali menguat agar sesuai dengan produk dan brand yang selama ini sudah dikenal banyak orang” pernyataan Nick Woodman, CEO GoPro yang dikutip dari NextPowerUp (16/03/17).

“Saat ini, penting bagi kami untuk mengurangi pengeluaran agar masih dapat membuat produk sesuai roadmap dan tetap memantau profitabilitas non-GAAP (Generally accepted accounting principles) selama setahun penuh,” lanjutnya.

Bukan cuma kali ini saja, di tahun 2016 lalu, GoPro juga sempat memecat 100 karyawan pada bulan Januari. Setelah itu, 200 karyawan menyusul dipecat pada bulan November.

 

Baca juga:

GoPro Karma Siap Masuk Indonesia? Harganya?

Memalukan, GoPro Rugi Rp 5 Triliun Selama 2016

GoPro Siapkan Produk Baru, Tapi Bukan Action Camera