Kuota Telkomsel Mahal, Lambe Turah Jarang Update?

Ilustrasi pengguna jaringan 4.5G Telkomsel (source: Telkomsel)

Technologue.id, Jakarta – Pagi ini (28/04/17), netizen dihebohkan dengan diretasnya salah satu situs resmi operator telco ternama di Indonesia, Telkomsel. Pihak yang tak bertanggung jawab itu tak hanya membuat tampilan website tersebut berubah dan tidak bisa difungsikan sebagaimana mestinya, tetapi juga ‘dihiasi’ dengan ungkapan kekesalan atas mahalnya tarif langganan internet Telkomsel.

Ya, sebelum diupayakan untuk dinormalkan kembali oleh anak perusahaan Telkom Indonesia itu, tertera dengan jelas bagaimana hacker lokal tersebut menuliskan makian dan meminta agar harga kota internet dimurahkan. Ia juga dengan tegas menolak pembagian kuota berdasarkan jaringannya maupun iming-iming layanan tambahan seperti HOOQ dan Viu.

Menariknya, tak selang lama setelah kabar peretasan ini meluas, Lambe Turah memberikan komentarnya. Akun Instagram kontroversial itu mengunggah komentar yang mengisyaratkan dukungannya atas aksi pembobolan ini.

“Maacih om hacker,” begitu tulisnya.

Komentar akun Lambe Turah pasca situs Telkomsel diretas (source: Technologue.id)

Tak berhenti di sana, Lambe Turah pun sepakat bahwa harga langganan paket data Telkomsel melebihi batas keterjangkauan masyarakat pada umumnya. Sejumlah screenshot yang diunggahnya menunjukkan bagaimana untuk membeli kuota Flash 14GB selama sebulan, seorang pelanggan harus membayar Rp500.000.

Sejumlah varian layanan internet Telkomsel yang diunggah Lambe Turah (source: Technologue.id)

Apakah mahalnya layanan internet Telkomsel ini berpengaruh terhadap kurang rajinnya Lambe Turah mengunggah konten baru? Bagaimana menurut Anda?

Sekadar informasi, saat ini tampilan situs utama Telkomsel yang dirusak oleh hacker telah dihilangkan. Namun, tampilannya belum kembali seperti biasanya.

 

Baca juga:

Kesal Harga Kuota Internet Mahal, Hacker Usili Situs Resmi Telkomsel

Selain Telkomsel, 3 Situs Operator Telco Ini Juga Pernah Diretas

Telkomsel Tawarkan Bundling Samsung Galaxy A (2017) Bagi Pelanggan Prabayar