Layanan Digital, Kunci Strategi Bisnis Telkomsel Tahun Depan

Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkomsel (Technologue.id)

Technologue.id, Jakarta – Tahun 2017 segera menyambut dalam 5 pekan ke depan. Telkomsel mengaku percaya diri bisa terus melanjutkan tren positif pertumbuhan perusahaan di industri telekomunikasi.

Dalam laporan keuangan perusahaan, Telkomsel berhasil meraih kinerja baik sampai dengan kuartal ketiga tahun 2016. Operator seluler terbesar ini membukukan pendapatan Rp 63,65 triliun dan pendapatan bisnis digital Rp 22,17 triliun serta laba bersih Rp 21,03 triliun.

Kinerja Telkomsel disebutkan mampu menghasilkan pertumbuhan triple-double digit bagi induk perusahaannya, Telkom. Hingga Q3 2016, perusahaan plat merah itu meraih laba bersih Rp14,73 triliun atau tumbuh 27,6 persen dibanding periode sama tahun lalu. Telkomsel menyatakan siap untuk mengembangkan pencapaian itu.

Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkomsel menyatakan di tahun 2017, perusahaan bakalan memperluas area jangkauan Telkomsel dan mendorong bisnis digitalisasi. Keduanya diharapkan mampu menyokong pertumbuhan perusahaan sesuai target sebesar 9-10 persen, sesuai prediksi analis pada pertumuhan industri seluler tahun 2017.

Perluasan area yang akan dilakukan Telkomsel, kata Ririek, pihaknya bakalan menambah kapasitas jaringan yang berfokus di 4G. Pertumbuhan pengguna 4G yang berlangsung sangat pesat dan melebih ekspektasi menjadi salah satu alasannya.

“Kami juga akan menambah jangkauan di pelosok dan kawasan paling luar, bersama dengan Telkom,” ungkap Ririek kepada awak media di acara Telkomsel Media Gathering yang diselenggarakan di Hotel Sheraton Bandung.

Perluasan jaringan Telkomsel diklaim juga melingkupi penambahan BTS Merah Putih. Kehadiran BTS Merah Putih di bagian pelosok dan area terluar Indonesia diakui Ririek sebagai cara Telkomsel membantu negara menandai wilayah kedaulatan dan membantu warga sekitar agar terhubung lewat layanan seluler.

“Perluasan jangkauan dan jaringan pada tahun depan akan dipasok dari dukungan belanja modal yang dialokasikan sebesar 15 persen dari pendapatan perusahaan. Sebagian besar akan dipakai untuk membiayai perluasan jaringan 3G dan 4G,” jelas Ririek.

Dari sisi produk layanan, Telkomsel berencana meningkatkan uang digital T-Cash dengan menggandeng pihak perbankan. Sekarang ini layanan T-Cash sudah digunakan oleh 1 juta pelanggan Telkomsel dari seluruh Indonesia. “Kami ingin T-Cash bisa dipakai seluruh lapisan masyarakat di kota dan desa,” tambahnya.

Segmen bisnis digital bakalan diisi layanan hiburan digital berbasis video, musik dan game. Bisnis layanan machine to machine (M2M) dan Internet of Things (IoT) masih bakalan dilanjutkan dengan menarget pasar korporasi di tahun 2017.

Baca juga :
Telkomsel Fokus Tingkatkan Konten Digital di Natal dan Tahun Baru 2017
Smartfren Manjakan Pelanggan Pencinta Musik Streaming
Ini Asyiknya Pakai Yonder Dibanding Aplikasi Music Streaming Lain