Technologue.id, Jakarta – Sejak diluncurkan pada tahun 2009 silam, aplikasi Google Goggles nampak menjadi sebuah proyek ambisius dan memiliki masa depan yang cerah. Namun kini, aplikasi tersebut kenyataannya harus dimusnahkan lantaran saling tumpang tindih dengan aplikasi lainnya yang juga buatan Google.

Mengutip dari TheVerge.com (17/08/2018), Google dilaporkan sudah menghentikan layanan Google Goggles baru-baru ini. Hal tersebut ditandai dengan adanya sebuah pesan yang mengantarkan pengguna untuk mengunduh aplikasi Google Lens jika ingin mendapatkan layanan serupa.

Baca juga:

Google Kembangkan AI untuk Ajak Anda Olahraga

“Goggles is going away, but Google Lens is here to help you explore your world. Find products, learn about landmarks, scan text, and more,” begitu pesan yang muncul ketika pengguna membuka aplikasi Google Goggles.

- Advertisement -

Baca juga:

Walau Location History Tak Aktif, Google Tetap Mata-matai Anda

Sebelumnya, berdasarkan laporan dari sebuah media online asal Amerika, Wired mengatakan bahwa Google memang sudah mulai menghentikan pengembangan terhadap layanan Goggles pada awal tahun 2018 kemarin. Bahkan, pada tahun 2012 lalu, minat akan penggunaan layanan tersebut semakin sedikit.

Baca juga:

Google Masuk China Tunggangi Startup Ini?

Walaupun menghentikan layanan tersebut, Google akan mencoba menghadirkan aplikasi Goggles dengan pengalaman yang lebih baik dan fitur yang lebih banyak melalui aplikasi Lens. Berbeda dengan sebelumnya, keterlibatan artificial intelligence (AI) pada Lens diyakini akan membuat aplikasi tersebut lebih cerdas saat mendeteksi berbagai objek yang ada di dekatnya, seperti lukisan terkenal, gedung, maupun objek lainnya.