Jakarta, Technologue.id — Layar iPhone Duo yang bisa terlipat atau terbentang menjadi lebih lebar menjadi kelebihan utama model iPhone ini. Bahkan karena penggunaan teknologi tersebut, membuat iPhone Duo harganya menjulang. Tapi ternyata dari balik teknologi baru, ada masalah yang juga muncul.

Belakangan ini, kerusakan layar iPhone Duo mendadak jadi sorotan hangat usai sejumlah pengguna melaporkan kemunculan retakan di area lipatan. Laporan mengejutkan ini ramai beredar melalui unggahan foto di platform Reddit serta forum online MacRumors. Hampir seluruh kerusakan terjadi tepat di sepanjang engsel dan memicu garis piksel terang di satu sisi layar.

Seorang pemilik iPhone Duo di Australia membagikan kisah yang tidak pernah ia harapkan. Yaitu saat ponsel terbarunya mendadak rusak tanpa pemicu yang jelas. Ia mengaku layar iPhone Duo miliknya yang baru ia gunakan retak secara mendadak.

Padahal dirinya mengaku hanya buka tutup lipatan ponsel itu kurang dari 20 kali sejak penggunaan awal. "Saya baru memiliki iPhone Duo ini selama sekitar enam jam dan mungkin baru membukanya kurang dari 20 kali," ungkap sang pemilik. Bahkan, ia sempat merasakan ada benturan janggal di area engsel internal tepat sebelum mendengar suara retakan keras.

Pengguna yang apes tersebut langsung membawa perangkat rusak milik dirinya ke gerai Apple Store terdekat untuk meminta pertanggungjawaban. Pihak Apple Store merespons cepat dengan langsung mengganti perangkat rusak tersebut menggunakan unit baru secara gratis. Langkah ini kemudian diikuti pernyataan pihak Apple yang tengah mengumpulkan unit bermasalah demi meneliti poin utama penyebab kerusakan hardware.

Hasil riset ini nantinya akan terpakai untuk perbaikan pada proses manufaktur demi menekan angka kasus serupa di masa depan. Langkah investigasi internal ini menjadi bagian dari Solusi Apple dalam menanggapi keluhan yang terus bermunculan.

Selain kasus di Australia, beberapa foto kerusakan layar iPhone Duo juga bermunculan. Dan kebanyakan kasus ini menimpa unit demo iPhone Duo yang berada di China. China sendiri menjadi negara yang menggelar peluncuran resmi iPhone Duo beberapa jam lebih cepat daripada wilayah Amerika Serikat.

Meskipun foto-foto tersebut sudah viral, latar belakang penyebab utama dari sebagian besar kerusakan masih belum bisa terkonfirmasi. Di sisi lain, faktor kelalaian pengguna atau ketidaksengajaan juga masih menjadi kemungkinan penyebab retaknya unit demo tersebut. Sejumlah reviewer kondang sebenarnya sempat melakukan pengujian lipat ekstrem pada iPhone Duo tanpa menemukan kendala apa pun.

Namun, pengujian independen tersebut tentu hanya melibatkan sebagian kecil sampel unit sehingga belum bisa menjamin keamanan seluruh produk. Karena itu, sejumlah pengamat menilai perlu ada pengujian lebih luas untuk memastikan durabilitas engsel pada semua unit yang beredar.

Pengguna wajib berhati-hati jika kasus layar iPhone Duo retak menimpa ponsel kamu. Karena biaya perbaikan layar lipat yang retak atau rusak tersebut bisa mencapai separuh harga perangkatnya. Sebagai catatan, biaya penggantian inner screen tanpa AppleCare+ bisa menembus angka USD999 atau Rp16 jutaan.

Sementara itu, jika kamu memiliki garansi AppleCare+, biaya perbaikan atas kerusakan tidak disengaja akan turun menjadi USD99 atau Rp1,6 jutaan. Untungnya, kerusakan engsel akibat cacat produksi awal tetap terlindungi oleh garansi resmi satu tahun dari pabrikan Apple. Selain itu, pembeli juga memiliki waktu garansi retur selama dua minggu pertama jika merasa kurang puas terhadap produk.

Di sisi lain, Apple juga terus melakukan pembaruan pada perangkat lunak iPhone Duo. Salah satunya terlihat dari langkah Apple Benahi Antarmuka Safari di layar luar perangkat tersebut.

Laporan awal soal kerusakan layar iPhone Duo ini sejatinya menjadi pengingat penting bagi para calon pembeli agar selalu berhati-hati. Meski demikian, fenomena awal ini belum menjadi bukti kuat adanya cacat desain secara besar-besaran pada lini ponsel lipat. Kunci utamanya adalah melihat apakah laporan kasus serupa terus bermunculan seiring makin banyaknya orang yang menggunakan ponsel ini.

Sebagai perbandingan, Saran Samsung untuk Apple jelang peluncuran iPhone lipat sempat menyoroti pentingnya ketahanan engsel pada perangkat foldable. Masukan tersebut tampaknya masih relevan untuk dicermati di tengah isu retakan yang kini mencuat.

Bagi konsumen, langkah paling bijak adalah memantau perkembangan laporan resmi Apple dan tidak langsung menyimpulkan bahwa seluruh unit iPhone Duo bermasalah. Pengalaman pengguna awal memang penting, tetapi keputusan pembelian sebaiknya tetap berbasis data yang lebih luas.