LeEco Pensiunkan 300 Karyawannya, Ada Apa?

Technologue.id, Jakarta – Pasar smartphone LeEco masih cukup kuat di negaranya sendiri, Tiongkok. Namun kenyataannya agak berbeda dengan di Amerika.

Dikutip dari NextPowerUp (24/05/17), LeEco belum lama ini mengumumkan akan segera merumahkan 300 karyawannya yang ada di Amerika. Dengan jumlah tersebut, LeEco bakal kehilangan karyawannya sebanyak 70 persen di wilayah tersebut.

Teri Daley, General Manager LeEco mengatakan bahwa kantornya yang ada di wilayah San Diego, California juga nantinya akan ditutup. Sementara kantor di wilayah Los Angeles, jumlah karyawannya akan dirampingkan.

Bagi LeEco, kesalahan yang cukup fatal adalah ekspansi pasar yang terlalu cepat membuat beban pengeluaran perusahaan pun menjadi jauh lebih besar.

Oleh karenanya, produsen gadget asal Tiongkok tersebut kehilangan kesempatan diakusisi oleh Vizio dengan nilai US$2 miliar. Tak cuma itu, pembuatan sepeda berbasis Android serta berbagai proyek lainnya juga ikut batal.

Meski gagal di pasar smartphone, LeEco masih akan tetap hadir di Amerika. Hanya saja, mereka bakal mengerucutkan pasarnya menjadi lebih ke perangkat rumahan, TV dan bisnis konten online.

 

Baca juga:

Bocorkan Rahasia Kepada LeEco, Sejumlah Karyawan Huawei Ditangkap

LeEco Siap Saingi GoPro dengan Action Cam 4K

Ngerinya Cool Changer S1, Flagship Hasil Keroyokan LeEco dan Coolpad