Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Lenovo dan Motorola Perkenalkan Qira, Ekosistem AI Terpadu Lintas Perangkat
SHARE:

Technologue.id – Lenovo Tech World kembali menjadi sorotan utama bagi para pengamat industri teknologi global. Ajang bergengsi ini dimanfaatkan oleh Lenovo dan Motorola untuk memamerkan visi masa depan mereka. Sorotan terbesar tertuju pada pengumuman ekosistem kecerdasan buatan terpadu yang revolusioner.

Sistem baru ini diberi nama Lenovo | Motorola Qira, sebuah solusi cerdas yang ambisius. Teknologi ini dirancang khusus untuk menghadirkan pengalaman AI yang konsisten di berbagai perangkat. Qira hadir sebagai jawaban atas fragmentasi aplikasi yang selama ini membingungkan pengguna.

Selama ini, pengguna sering kali harus berpindah antar aplikasi untuk tugas yang berbeda. Hal ini menciptakan pengalaman yang terputus-putus dan sering kali tidak efisien. Qira hadir untuk menyatukan berbagai solusi kecerdasan buatan menjadi satu pengalaman utuh.

Menghapus Batas Antar Aplikasi

Peluncuran Motorola Qira berangkat dari sebuah pengamatan sederhana namun sangat krusial di era digital. Banyak pengguna merasa lelah ketika harus terus-menerus berpindah antar platform. Proses memasukkan ulang perintah atau prompt di setiap perangkat dinilai membuang waktu.

Lenovo dan Motorola menjawab tantangan efisiensi ini dengan mengembangkan satu ekosistem terintegrasi penuh. Sistem ini memungkinkan AI untuk mengingat konteks pengguna secara otomatis. Respons yang diberikan akan tetap konsisten, baik saat menggunakan ponsel maupun laptop.

Qira bertindak sebagai "satu otak AI" yang menyinkronkan data lintas perangkat. Pengguna tidak perlu lagi mempelajari ulang cara kerja alat AI di gadget yang berbeda. Ini adalah langkah besar menuju interaksi teknologi yang lebih natural dan manusiawi.

AI Baru Motorola Bikin Aplikasi Tak Lagi Perlu Dibuka, Ini Cara Kerja Qira Satu Kecerdasan untuk Banyak Perangkat

Motorola Qira menyatukan berbagai solusi AI yang sebelumnya berdiri sendiri-sendiri. Layanan seperti moto ai, Lenovo AI Now, Creator Zone, dan Learning Zone kini melebur. Semuanya berada di bawah satu payung sistem dengan antarmuka yang seragam.

Pengguna hanya perlu menggunakan satu kata kunci aktivasi untuk mengakses kecerdasan tunggal ini. Qira dapat digunakan lintas perangkat Lenovo dan Motorola tanpa hambatan teknis. Keunggulan utamanya terletak pada fitur shared knowledge base atau basis pengetahuan bersama.

Konteks yang dikumpulkan saat pengguna bekerja di satu perangkat akan tersimpan aman. Data tersebut akan tetap tersedia saat pengguna memutuskan berpindah ke perangkat lain. Konsep ini mirip dengan visi Satu Ekosistem yang sedang tren di industri otomotif dan seluler.

Antisipasi Kebutuhan Tanpa Perintah

Sistem Qira dirancang untuk mengingat apa yang sedang dikerjakan oleh penggunanya secara real-time. AI ini mampu memahami kebiasaan unik dari setiap individu pemilik perangkat. Kemampuan ini memungkinkannya mengantisipasi kebutuhan berikutnya tanpa harus diminta berulang kali.

Motorola ingin memastikan bahwa teknologi tidak lagi menjadi beban kognitif bagi manusia. Sebaliknya, teknologi harus bisa memprediksi langkah kerja untuk meningkatkan produktivitas harian. Hal ini menandai pergeseran dari AI yang reaktif menjadi AI yang proaktif.

Untuk memastikan performa yang andal, Motorola Qira didukung oleh kemitraan strategis global. Perusahaan menggandeng pemain besar industri teknologi untuk memperkuat infrastruktur Qira. Nama-nama besar seperti Microsoft 365, Copilot, dan Google turut terlibat.

Kolaborasi Raksasa Teknologi

Selain Microsoft dan Google, Qira juga didukung oleh teknologi dari Qualcomm dan Intel. Platform pencarian berbasis AI, Perplexity, juga menjadi bagian dari ekosistem canggih ini. Kolaborasi luas ini memungkinkan Qira beroperasi di berbagai level pemrosesan data.

Sistem dapat berjalan mulai dari pemrosesan on-device yang cepat hingga cloud-based intelligence. Fleksibilitas ini penting untuk menjaga konsistensi pengalaman pengguna di berbagai kondisi jaringan. Lenovo menegaskan bahwa Qira tetap dirancang dengan filosofi yang berpusat pada pengguna.

Pengguna tetap memegang kendali penuh atas data pribadi dan pengalaman digital mereka. AI diposisikan sebagai asisten yang membantu, bukan entitas yang mengganggu privasi. Pendekatan ini sangat penting di tengah kekhawatiran global mengenai keamanan data AI.

Project Maxwell: Masa Depan Wearable AI

Selain Qira, Lenovo dan Motorola juga memperkenalkan inovasi perangkat keras bernama Project Maxwell. Ini adalah konsep AI Perceptive Companion yang dikembangkan oleh tim 312 Labs Motorola. Perangkat ini memberikan gambaran tentang bagaimana AI hadir secara fisik di masa depan.

Project Maxwell dirancang sebagai perangkat wearable yang dapat digunakan secara hands-free. Konsep ini mengingatkan pada inovasi Kacamata Pintar AI yang juga sempat dipamerkan Lenovo. Tujuannya adalah menghadirkan bantuan digital secara natural dalam kehidupan sehari-hari.

Perangkat konsep ini dirancang untuk selalu terhubung dengan ekosistem Motorola Qira. Maxwell mampu "melihat" lingkungan sekitar melalui kamera yang terintegrasi di bodinya. Selain itu, perangkat ini juga bisa "mendengar" percakapan melalui mikrofon sensitif.

Interaksi Natural dan Real-Time

Kemampuan sensorik Maxwell memungkinkannya memahami konteks percakapan dan lingkungan pengguna secara mendalam. AI dapat memberikan analisis dan rekomendasi langsung tanpa perlu mengeluarkan ponsel. Pengguna tidak perlu lagi membuka aplikasi secara manual untuk mendapatkan informasi.

Salah satu demonstrasi penggunaan yang menarik adalah saat pengguna menghadiri sebuah konferensi. Pengguna dapat meminta Project Maxwell untuk mendengarkan presentasi utama secara aktif. Perangkat kemudian akan menyusun ringkasan materi secara otomatis dan akurat.

Bahkan, Maxwell bisa diminta membuat draf unggahan LinkedIn berdasarkan isi acara tersebut. Semua proses ini dilakukan secara real-time tanpa mengganggu fokus pengguna. Interaksi sosial di dunia nyata tetap terjaga karena pengguna tidak terdistraksi layar ponsel.

Teknologi di Balik Project Maxwell

Kecanggihan Project Maxwell bertumpu pada dua pilar teknologi utama yang kompleks. Pilar pertama adalah Multimodal Perception Fusion yang menggabungkan berbagai input data. Data audio dan visual dari lingkungan diproses untuk menghasilkan wawasan kontekstual.

Pilar kedua adalah Natural Language Interaction and Intention Capture yang sangat responsif. Teknologi ini memanfaatkan Large Action Model (LAM) untuk memproses perintah. Model ini berbeda dengan model bahasa biasa karena mampu mengeksekusi tindakan nyata.

Inovasi semacam ini sejalan dengan perkembangan pesat di kalangan Startup Terbaik yang fokus pada pengembangan AI generatif. Kombinasi teknologi ini memungkinkan Maxwell memberikan saran yang sangat relevan dan personal.

Menuju Era Baru Automasi Personal

Project Maxwell bertujuan membantu mengotomatisasi tugas-tugas rutin yang sering kali membosankan. Aktivitas harian pengguna dapat disederhanakan secara signifikan dengan bantuan asisten perseptif ini. Meskipun masih berupa proof of concept, potensinya sangat menjanjikan.

Lenovo dan Motorola menegaskan bahwa pembelajaran dari proyek ini sangatlah vital. Data dan pengalaman dari Project Maxwell akan menjadi fondasi pengembangan produk masa depan. Ini adalah langkah awal menuju integrasi AI yang benar-benar tanpa batas.

Kehadiran Qira dan Project Maxwell menandai babak baru dalam kompetisi teknologi pintar. Konsumen kini menanti realisasi penuh dari visi ekosistem terpadu ini. Masa depan di mana aplikasi tidak lagi perlu dibuka mungkin akan segera tiba.

SHARE:

Panduan Lengkap Memilih dan Membeli Bola Padel Berkualitas untuk Pemula

Hisense Pamerkan Ekosistem AI Canggih di CES 2026