Technologue,id, Jakarta – Setelah hanya terdengar sebagai isu, Line akhirnya mengonfirmasi langsung langkah mereka untuk go public. Seperti dilansir oleh VentureBeat (10/6/16), perusahaan asal Jepang itu sudah resmi masuk di bursa saham Negeri Sakura dan Negeri Paman Sam.

Keputusan untuk go public di dua negara sekaligus bukanlah tanpa alasan, Langkah strategis yang baru bakalan dilakoni Line ini bertujuan untuk memperkuat posisi bisnis mereka di Asia sekaligus berekspansi secara global.

Niat subsider Naver Corp itu untuk IPO sebenarnya sudah terendus sejak 2011. Akan tetapi dengan pertimbangan untuk mengembangkan layanannya dulu, Line menunda rencana melantai di bursa saham.

Saat ini, aplikasi pesan instan Line telah digunakan oleh 200 juta pengguna per bulan dari 200 negara. Mayoritas pengguna mereka datang dari Jepang dan Asia, termasuk Indonesia.

Selain memiliki aplikasi chatting, Line juga sudah memperluas cakupan bisnisnya. Mereka pun rajin merilis beragam aplikasi standalon untuk perangkat seluler hingga dikenal sebagai penyedia platform mobile payment.