Makin Banyak Orang di Dunia Kecanduan Smartphone, Ini Buktinya

Makin Banyak Orang di Dunia Kecanduan Smartphone, Ini Buktinya
Ilustrasi pengguna smartphone (source: goodfreephotos.com)

Technologue.id, Jakarta – Ponsel pintar dewasa ini bagaikan separuh jiwa untuk kebanyakan orang di dunia. Betapa tidak, hampir semua hal dan informasi penting berada di komputer saku itu, mulai dari informasi kartu kredit, email, bahkan sampai informasi alamat rumah.

Data dari Counterpoint Research pun kian membuktikan tingginya ketergantungan manusia secara global pada smartphone saat ini. Pertama, dari pernyataan resmi mereka, hampir setengah dari populasi Bumi, yakni lebih dari 2 jutaan, sudah menggunakan smartphone. Daya beli warga global pun cukup tinggi, yaitu melebihi Rp5.000 triliun per tahun.

Baca juga:

Kenapa Sekarang Banyak Video Iklan Berhadiah di Aplikasi Mobile?

Tak berhenti di sana, data itu juga membuktikan bahwa semakin banyak orang yang kecanduan smartphone. Pasalnya, rata-rata pengguna ponsel pintar menghabiskan 7 jam dalam sehari dengan perangkat kesayangannya itu.

Bahkan, satu dari empat user saat ini hampir tak bisa dipisahkan dari ponselnya karena memakainya selama 7 jam setiap harinya. Mereka ini kebanyakan adalah user yang menjalankan bisnis via ponselnya atau konsumen konten digital ‘kelas berat’.

Baca juga:

Microsoft: Ada Kesenjangan Skill Digital di Kalangan Profesional Indonesia

Secara garis besar, fenomena ini tak bisa dipisahkan dengan tingginya penetrasi ponsel pintar di pelbagai wilayah. “Hanya dalam sedekade, smartphone sudah menjadi sentral dalam kehidupan orang-orang, dari komunikasi ke konsumsi konten dan aktivitas belanja. Alhasil, kini orang-orang menghabiskan waktu lebih banyak dengan smartphone-nya ketimbang gadget lainnya,” jelas Counterpoint secara tertulis (12/10/17).

Survei ini melibatkan 3.500 responden dari semua benua dari rentang usia 15 sampai 45 tahun. Responden dipilih secara acak untuk memberikan pemahaman kebiasaan pengguna mobile, penggunaan, preferensi, dan faktor yang mendorong pembelian smartphone.

Baca juga:

LinkedIn: Orang Indonesia Kerja Tidak Melulu Cari Uang, Tapi Ini

Apakah Anda juga menghabiskan waktu 5 jam seperti rerata kebiasaan pengguna smartphone global? Atau justru malah lebih dari 7 jam?