Makin Maju, Apa Bekal Pede Startup Jual-Beli Barang Bekas Ini?

Annisa Dewi (dua dari kanan) bersama tim Prelo yang menghelat Seller Gathering di Malang (Technologue.id / Ulwan Fakhri)

Technologue.id, Malang – Menjalankan bisnis rintisan di suatu sektor tidaklah mudah. Apalagi ketika sudah banyak pemain kecil hingga yang selevel unicorn bermain di tempat yang sama, tentu tantangannya semakin besar.

Itulah yang dialami dan coba diperjuangkan oleh Prelo, e-commerce yang menawarkan layanan jual-beli barang preloved di Indonesia. Walaupun tim intinya hanya terdiri dari 18 orang, startup yang lahir di bulan November 2015 tersebut yakin bisa menggarap industri ini karena berbekal riset pasar yang baik.

Seperti dijelaskan Annisa Dewi, Business Development Executive Prelo, pada Technologue.id selepas Seller Gathering Malang (22/07/17), dari riset pasar yang mereka lakukan, kebanyakan situs jual-beli barang online bertipe consumer-to-consumer (C2C) di Indonesia cuma menjual barang bagus.

“Sementara di luar negeri, platform yang jual barang preloved itu banyak banget,” imbuhnya. Prelo pun makin mantap melangkah ketika hasil riset oleh tim internal mereka membuktikan bahwa situs jual-beli barang bekas atau preloved punya pasar di Indonesia.

Tampilan dan fitur aplikasi mobile Prelo (source: Prelo)

Masih menurut Annisa, perkembangan startup yang berkantor di Bandung ini belakangan terpantau amat pesat. Tak cuma tercermin dari volume download aplikasi mobile-nya yang kini mencapai 100 ribu, pertanda lain juga terlihat dari tingginya antusias warganet, khususnya penggunanya, ketika mengikuti aktivitas brand activation yang diadakan Prelo, seperti blog competition dan seller gathering ini.

Untuk itu, mereka memutuskan menghelat lomba menulis blog keduanya bulan ini. Tur seller gathering pun telah dicanangkan berjalan hingga akhir tahun 2017.

Sementara, dari lima kota yang sudah mereka singgahi termasuk Malang, Makassar menjadi tuan rumah seller gathering Prelo yang terseru versi wanita berkacamata itu. Dalam waktu dekat, Prelo akan mendatangi Surabaya dan menyusul kota-kota besar lainnya yang punya basis seller besar.

 

Baca juga:

Tak Sembarang Jual Barang Second, Prelo Klaim Beda dengan E-commerce Lain

Banyak Barang Bagus Tak Terpakai Menumpuk di Rumah? Jual di Prelo Saja!

Mau Kredit Tanpa Agunan Langsung dari Smartphone? Coba Julo!