Technologue.id, Jakarta – Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Selasa (25/2/2020) dini hari mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Jabodetabek. Informasi yang tidak benar terkait peta banjir juga banyak beredar di linimasa twitter.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB, Agus Wibowo meluruskan dengan menuliskan sebuah tweet yang mengimbau masyarakat untuk mempercayai sumber terpercaya.

Baca Juga:
Jakarta Hujan, Anies Banjir Hujatan Warganet

“Beredar secara luas peta banjir terlampir, ada juga yang diedarkan via link google maps. Peta tersebut adalah peta genangan banjir thn 2013. Peta yang update berdasar laporan masy bisa diakses di http://petabencana.id @BNPB_Indonesia @TurnBackHoax #banjir2020 #Jabodetabek,” tulisnya.

Agus mengimbau masyarakat untuk mengunjungi petabencana.id guna memantau situasi banjir dengan data yang akurat. Situs tersebut akan menampilkan peta dengan beberapa indikator warna sesuai tingkat keparahan banjir.

Baca Juga:
Tagar Banjir Kembali Bertengger di Trending Topic Twitter

Warna merah mengindikasikan siaga 1 dengan tinggi banjir di atas 150cm, warna jingga artinya siaga 2 dan tinggi banjir sekitar 71cm hingga 150cm. Untuk warna kuning menandakan siaga 3 dengan tinggi banjir antara 10cm sampai 7cm, dan yang terakhir warna hijau yaitu siaga 4 untuk memperingati masyarakat agar berhati-hati.

Tidak hanya wilayah Jabodetabek, situs Peta banjir juga dapat menampilkan informasi di tiga kota lainnya yaitu Bandung, Surabaya, dan Semarang.