Masa WFH, Google Malah Kekurangan Laptop

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Raksasa teknologi Google dikabarkan mengalami kekurangan laptop saat ini. Padahal perangkat itu sangat diperlukan untuk menunjang kinerja karyawannya saat work from home (WFH).

“Perangkat tidak tersedia di beberapa lokasi. Kami sudah melakukan yang terbaik tapi saat ini tidak mungkin membekali setiap orang dengannya,” ujar Google.

Baca Juga:

Karyawan Google Bakal Work From Home Sampai 2021


Laptop tersebut seharusnya dibagikan kepada sebagian besar dari 300.000 karyawan yang bekerja di rumah. Sekitar 4.000 karyawan baru juga sebelumnya dijanjikan akan diberikan laptop untuk menunjang aktifitas selama WFH.

Dilansir dari CNBC pada Sabtu (16/5/2020), hal ini terjadi lantaran sejumlah produsen laptop mengalami kendala produksi. Dengan begitu sampai saat ini perusahaan belum bisa memenuhi kebutuhan laptop para karyawan.

“Kami terus berusaha untuk mendapatkan laptop sebanyak mungkin, tapi untuk saat ini tidak memungkinkan membekali semua pekerja dengan laptop karena pemasok utama kami mengalami kekurangan produksi,” ujar Google.

Baca Juga:

Google Gandeng Lagi Game Pacman untuk Doodle


Seperti diketahui, pandemi virus Corona memang memberikan dampak buruk di banyak industri. Sejumlah pabrik ditutup dan terpaksa menghentikan produksinya karena kebijakan karantina diri atau lockdown.

Google sendiri menyebut akan terus memberlakukan WFH pada sejumlah karyawan hingga akhir tahun mendatang. Ini tentu akan menjadi beban yang panjang bagi para karyawan jika penunjang kerjanya tidak terpenuhi.

- Advertisement -

Latest News

Honor Kembali Gunakan Google Mobile Services

Technologue.id, Jakarta - Sejak memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok pada tahun 2020 lalu membuat Huawei dan Honor tidak bisa...

Huawei Tak Jadi Rilis Mate 50 Tahun Ini?

Technologue.id, Jakarta - Umumnya, hampir setiap tahun Huawei meluncurkan dua produk flagshipnya yakni seri P dan seri Mate. Namun tahun ini, sepertinya...

Bukalapak Bakal IPO pada Agustus 2021

Technologue.id, Jakarta - Perusahaan e-commerce, Bukalapak akan melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) pada bulan Agustus mendatang.

Smartfren Uji Coba 5G di Frekuensi 26 GHz, Seberapa Kencang?

Technologue.id, Jakarta - Smartfren bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menguji jaringan 5G pada Kamis (17/6/2021) dengan menggunakan frekuensi 26 GHz...

Utamakan Uji Mutu, vivo Jamin Kualitas Smartphone

Technologue.id, Jakarta - Komitmen brand smartphone vivo dalam memenuhi permintaan pasar smartphone di negeri ini tidak pernah mengendur. Hal ini dibuktikan dengan...

Related Stories