Mengapa Konten Virtual Reality Banyak Diisi Dinosaurus?

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Kalau Anda mencermati, beberapa konten virtual reality (VR) ‘menjual’ dinosaurus dan kehidupan masa pra-sejarah di dalamnya. Dicek dari Play Store saja, ada beragam sekali konten soal dinosaurus, contohnya Jurrasic VR – Google Cardboard bikinan Rabbit Mountain yang sudah diunduh lebih 1 juta kali. Belum lagi video VR di YouTube dan platform lainnya.

Apakah ada alasan tersendiri mengapa developer atau penyedia konten VR memilih menampilkan kembali penghuni Bumi jutaan tahun silam itu?

“Dinosaurus bisa membuat kita sangat kagum seketika sehingga Anda bisa merasakan sebesar apa potensi VR,” begitu kata Derrick Hammond, environmental artist Oculus, pada Engadget (29/11/16).

Sebagai pemain di ranah VR, Oculus turut ‘mengeksploitasi’ kegagahan dinosaurus. Di salah satu VR demo yang bertempat di museum, Anda diantarkan untuk melihat T-Rex lebih dekat sekaligus mendengar sendiri auman dan derap langkah raksasanya. Untung saja di experience tersebut si T-Rex tidak sampai menyerang atau memangsa Anda.

https://www.youtube.com/watch?v=kJx2uS6hd6o&feature=youtu.be

Itulah pengalaman menggunakan VR yang mungkin belum bisa disaingi saat ini. Selain karena dinosaurus sudah punah, kalaupun binatang raksasa itu masih hidup, mendekatinya bisa jadi akan membahayakan nyawa Anda.

“[Konten VR] dinosaurus sangat berkualitas sehingga bisa membuat Anda serasa berdiri di samping makhluk seperti gajah atau jerapah, tetapi Anda tidak pernah bisa melihatnya di kebun binatang atau mungkin dalam hidup Anda,” imbuh Hammond.

 

Baca juga:

Serunya Bermain Game VR dengan Sony PlayStation Virtual Reality

Proyek Baru Bos Facebook untuk Virtual Reality

Nikmati Keseruan Virtual Reality dengan Lenovo Vibe K5 Plus Versi Baru RAM 3 GB

- Advertisement -

Latest News

Related Stories