Technologue.id, Jakarta – Samsung dan Apple sebagai penguasa pasar smartphone sementara ini harus terus waspada terhadap serangan vendor-vendor dari Tiongkok. Setelah satu dan dua tahun lalu Xiaomi menggempur dengan begitu fenomenalnya, kini giliran Oppo yang naik panggung.

Adalah laporan dari dua lembaga riset ternama, TrendForce dan Gartner, yang membuktikannya. Dari pantauan TrendForce, Oppo konsisten mempertahankan lebih dari 5 persen market share-nya pada Q1 dan Q2 2016. Sedangkan Gartner mengklaim kalau pangsa pasar ponsel pintar Oppo sudah naik 3 persen dalam setahun.

Menurut TrendForce (20/7/16) volume penjualan Oppo meningkat drastis sejak awal tahun ini karena dua alasan. Pertama, Oppo – yang kebetulan juga sedang melaju cepat bersama Vivo – bisa fokus menggarap pasar Tiongkok sembari berekspansi di sana.

Selain itu, desain smartphone bikinan pabrik yang berdiri tahun 2004 tersebut turut diklaim menggiurkan. “Oppo mendesain produknya agar sesuai dengan kebutuhan dan selera konsumen. Hal ini terlihat dari sangat diterimanya flagship mereka, R9 [di Indonesia, produk itu disebut dengan F1 Plus],” begitu terang Avril Wu, analis TrendForce.

- Advertisement -

Argumen itu diamini pula oleh Anshul Gupta, research director Gartner. “Fitur semacam peredam getaran kamera untuk selfie dan teknologi pengisian daya yang cepat membuat Oppo begitu populer di pasaran sekaligus mampu mendongkrak penjualannya di tengah pasar smartphone yang sangat kompetitif dan sudah dikomoditisasi,” paparnya seperti dikutip dari rilis pers Gartner (19/8/16).

Oppo pun diprediksi berhasil melanjutkan tren positif ini di kuartal tiga 2016. Sebab, bulan ini mereka baru meluncurkan ponsel termutakhir mereka untuk pencinta selfie, F1s. Ponsel itu diklaim jago untuk menghasilkan foto selfie serta mempertahankan desain elegan pendahulunya.

Sementara itu, Oppo cukup optimistis dengan kiprahnya sendiri sejauh ini. Mereka bahkan dengan bangga karena berhasil menduduki posisi ketiga tangga vendor smartphone terpopuler di Indonesia. Pertumbuhan tersebut ditengarai berasal dari perubahan strategi perusahaan, dari pembuat smartphone biasa menjadi produsen camera phone. Perubahan fokus bisnis Oppo tersebut dilakukan sejak bulan Februari 2016 bertepatan dengan peluncuran Oppo F1.

 

Baca juga:

10 RIBU OPPO F1S LUDES DALAM SEHARI

BERAPA HARGA OPPO F1S DI INDONESIA?

DOYAN SELFIE, CHELSEA ISLAN DAN REZA RAHARDIAN JADI DUTA OPPO F1S TERBARU

Share this