Technologue.id, Jakarta – Ponsel cerdas Digicoop yang merupakan singkatan dari Digital Cooperation karya dalam negeri secara resmi telah memasuki tahap produksi perdana. Koperasi Digital Indonesia Mandiri (KDIM) pun resmi meluncurkannya setelah bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti APJII, Kemkominfo, maupun ITB.

Ponsel cerdas itu kini mulai proses produksi yang dilakukan oleh PT VS Technology Indonesia. Pabrik tersebut berada di area pusat industri di daerah Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Jumat ini, (20/1/2017) awak media tanah air pun diajak bersama melongok secara langsung ke pabrik tersebut.

Pada saat baru mau memasuki ruangan tempat produksi dan perakitan smartphone, kami harus berada dalam kondisi steril. Maka proses sterilisasi seperti mengganti sepatu menggunakan alat khusus, dan sebagainya harus dilakukan.

Terkait dalam pemenuhan terhadap Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), kini Digicoop baru mencapai 20,2 persen. Sebab, ponsel dalam negeri tersebut beberapa komponen produknya masih diimpor dari berbagai negara, seperti China dan Malaysia. Namun targetnya, sepanjang tahun 2016 KDIM bakal memenuhi TKDN Digicoop hingga 30 persen.

“Sementara tahun 2017 mendatang bahkan kami ingin TKDN menyentuh di angka 50%,” ujar Teguh Prasetya, Ketua Bidang Perangkat KDIM, di Jakarta, Jumat ini (20/1/2017).

Sebagai informasi tambahan, Digicoop sendiri memiliki spesifikasi cukup menarik. Ponsel Android versi 6.0.1 ini punya bentang layar 4,7 inci. Prosesor yang disematkannya adalah quad-core 1,5 GHz dengan dukungan RAM 1GB serta memori internal sebasar 8GB. Kamera depan 2MP hadir dengan ditemani kamera belakang 5MP.

Untuk mendukung komunikasi pengguna, Digicoop yang bisa didapatkan secara gratis melalui jalus KDIM ini telah mendukung jaringan 4G LTE, punya dua buah slot kartu SIM, dan daya baterai berkapasitas 1,800mAh.

BACA JUGA:

Digicoop, Smartphone 4G Lokal Pertama Resmi Diproduksi

Ini Spesifikasi Smartphone 4G Asli Dalam Negeri, Digicoop!