HomeHeadlineMenkeu Sri Mulyani Sebut Sistem Pembayaran Non-Tunai Sukses Tingkatkan PAD

Menkeu Sri Mulyani Sebut Sistem Pembayaran Non-Tunai Sukses Tingkatkan PAD

Technologue.id, Jakarta – Menteri Keuangan RepubIik Indonesia, Sri Mulyani menyebut sistem pembayaran non tunai (cashless) berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Tak tanggung-tanggung berdasarkan hasil pilot project untuk penerapan transaksi non tunai yang dilakukan 12 daerah, penerapan transaksi non tunai ini dapat meningkatkan PAD rata-rata hingga 11,1%.

“Bahkan di kota Surakarta, melalui inovasi online pembayaran pajak solo destination PAD nya meningkat sebesar 16% atau 118 miliar dalam waktu 3 tahun,” ujar Menkeu Sri Mulyani dalam konferensi pers, Kamis (21/10/2021).

Baca Juga:

Lagi Booming, Pembayaran Digital Asia Pasifik Diprediksi Tembus US$ 1 Triliun

“Hal ini perlu kita manfaatkan dan disikapi oleh berbagai pihak termasuk pemerintah daerah. Sektor teknologi informasi dan komunikasi menunjukkan suatu pertumbuhan yang luar biasa terutama juga pada masa pandemi ini,” tambahnya.

Hal ini pun turut diamini oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. Dalam momen yang sama, ia menuturkan bahwa digitalisasi ekonomi dan keuangan terbukti berdampak untuk untuk akselerasi pemulihan ekonomi.

“Dengan semakin terbentuknya perilaku yang mengutamakan transaksi digital yang cepat, mudah, murah dan aman, pemulihan ekonomi pun akan berlangsung lebih cepat, baik dari sektor ritel maupun penerimaan pemerintah,” paparnya.

Baca Juga:

GoTo Inisiasi Gerakan Bangkit Bersama, Ajak UMKM Bangkit dari Pandemi

Dalam kondisi pandemi Covid-10 transaksi keuangan ekonomi dan digital tumbuh sangat tinggi. Tidak hanya layanan sistem pembayaran yang menjadi mudah tetapi juga kemudahan preferensi masyarakat untuk berbelanja bertransaksi secara online.

BI memperkirakan nilai transaksi e-commerce dan uang elektronik pada tahun 2021 masing-masing visa tumbuh sebesar 48,4% dan 35,7%.
Pemerintah sendiri telah membentuk Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD).

Langkah ini dilakukan untuk terus mendukung dan mengembangkan termasuk didalamnya transaksi pembayaran digital masyarakat.

- Advertisement -

Berita Lainnya

See More