Technologue.id, Jakarta – Perkembangan eSport di Indonesia semakin menjamur, beragam kompetisi digelar untuk mewadahi para gamers menyalurkan minatnya. Telkomsel selaku penyedia jaringan turut mendukung industri game lewat gelaran Dunia Games League 2020.

Direktur Marketing Telkomsel, Rachel Goh, mengatakan bahwa dalam menghadapi perkembangan industri eSport di Indonesia, Dunia Games hadir untuk menjadi pendukung utama bagi industri ini melalui ajang Dunia Games League.

“Ajang ini kami hadirkan untuk mewadahi para pecinta gim sekaligus membangun ekosistem digital entertainment lifestyle bagi masyarakat Indonesia,” kata Rachel, saat konferensi pers Dunia¬†Games League 2020, di kantor Telkomsel, Jakarta, Kamis (13/12/2019).

Baca Juga:
Dunia Games Kembali Gelar Liga eSport Terbesar di Indonesia

Menanggapi hal itu, Aris subiyono, Asisten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus, mengaku mendukung industri gim di tanah air. Ia mengatakan, “Kami dari Kemenpora sudah mendukung sejak 2 tahun lalu.”

Menurutnya, industri game ini mempunyai peluang besar untuk mengedukasi kalangan milenial lewat konten positif yang ditampilkan di gim yang dimainkan.

“Sekarang sudah 50 jutaan yang main game, ini adalah peluang yang baik untuk mengedukasi generasi sekarang. Contohnya kita bisa tampilkan kebudayaan kita misalnya keris atau baju batik yang bisa diaplikasikan di dalam gim,” ujarnya.

Baca Juga:
Telkomsel Gelar Turnamen eSports Dunia Games Golden Ticket 2019

Namun ia tidak menyangkal akan adanya pro kontra di masyarakat.

“Apapun yang terjadi, pasti pro kontra itu akan muncul. Tapi pemerintah akan terus mendorong ini,” tuturnya.

Ia beralasan gim itu tidak melulu negatif, bisa dilihat banyak prestasi ditorehkan lewat eSport. “Paling baru itu kemarin tim eSport kita bawa pulang perak di cabor eSport SEA Games 2019,” ucapnya.

Diketahui Timnas eSport Indonesia memboyong dua perak di cabor eSport SEA Games 2019. Kedua medali itu diperoleh dari nomor cabor Arena of Valor dan Mobile Legends: Bang Bang