Technologue.id, Jakarta – Dengan pengguna lebih dari 1 miliar orang, Facebook tentu harus adil terhadap user-nya. Tak bisa kalau mereka hanya memperhatikan pengguna yang punya smartphone di atas standar atau tinggal di daerah ramah koneksi cepat. Mark Zuckerberg perlu juga memanjakan Facebookers yang tidak “seberuntung” itu.

Langkah ini sudah direalisasikan dengan merilis Facebook Lite dan beberapa bulan lalu Messenger Lite juga dilahirkan. Sekilas informasi, Messenger Lite adalah aplikasi chatting untuk pengguna Facebook yang lebih ringan daripada versi orisinalnya.

Setelah sebelumnya diluncurkan di beberapa negara, akhirnya Messenger Lite tiba juga di Indonesia akhir Mei 2017, tepatnya untuk pemakai Android. Di Play Store sendiri, Messenger Lite sekilas tampak sama dengan induknya, karena menggunakan logo lambang petir yang sama dengan Messenger. Akan tetapi, terdapat perbedaan warna, yakni lambang petir berwarna biru dengan latar belakang balon chat yang berwarna putih, alias kebalikan dari Messenger.

Dengan ukuran yang hanya kurang dari 10MB, aplikasi ini cocok untuk perangkat Android lawas, yang sistem operasi dan hardware-nya jauh dari label premium. Seperti yang sudah disebut di atas, Messenger Lite pun cocok dipakai di koneksi internet yang lebih lambat dari 3G sekaligus ramah kuota.

Namun jangan remehkan aplikasi ini. Walaupun versi mini, tetapi fitur-fitur utama Messenger tetap bisa dijumpai, misalnya berkirim teks, foto, stiker, dan link, baik secara personal maupun di grup. Bedanya yang signifikan, tak ada fasilitas telepon gratis.

Kalau penasaran bedanya, silakan unduh dan coba sendiri Messenger Lite melalui link berikut.

 

Baca juga:

Jumlah Pengguna Facebook Messenger Tembus 1,2 Miliar

Facebook Buka Lowongan untuk 3000 Orang, Kerjaannya Cuma Lihat Video!

Cara Jadikan Facebook Messenger Sekretaris Pribadi Anda