Technologue.id, Jakarta – Tak lama lagi, LinkedIn bakal menjadi bagian dari keluarga besar Microsoft. Dengan mahar senilai Rp 350 triliun, jejaring sosial untuk para pekerja dan profesional itu telah setuju diakuisisi.

Namun, tahukah Anda sebelum Microsoft membeli LinkedIn, raksasa Redmond itu juga pernah mengakuisisi perusahaan lain? Mengutip VentureBeat (16/6/16), berikut rangkumannya untuk Anda:

1. Skype (2011)
5 tahun lalu, tepatnya di bulan Mei, Microsoft resmi memiliki Skype dengan nominal Rp 113 triliun. Nilai itu dinilai masih wajar, karena Skype cukup dominan di pasar voice over internet protocol alias VoIP. Status aplikasi yang terkenal dengan fitur video call-nya itu sejauh ini terbilang kuat, kendati sudah banyak kompetitor bermunculan.

2. Nokia
Di tahun 2013 lalu, Nokia resmi diakuisisi oleh Microsoft dengan harga Rp 96 triliun. Mereka sempat berniat untuk mengulang kejayaan sebagai produsen ponsel terpopuler dunia, tetapi setelah tiga tahun terlewati, mimpi itu masih sebatas angan.

- Advertisement -

Walau tak mengakuisisi 100 persen dari perusahaan asal Finlandia itu, nasib Nokia kini terkatung-katung. Di pasar smartphone global, Windows Phone – sistem operasi yang dijejali ke ponsel produksi Nokia dan Microsoft – kalah jauh ketimbang Android dan iOS. Ribuan karyawan mereka pun telah dirumahkan sebagai imbas dari buruknya penjualan ponsel mereka.

3. Mojang
Kenal game Minecraft? Pembuatnya adalah Mojang dan dua tahun lalu Microsoft telah membeli mereka dengan valuasi Rp 33 triliun.
Di tangan Microsoft, belum ada tanda-tanda bahwa Minecraft adalah sebuah bisnis gagal. Sebab, game itu sedang diupayakan agar terus dimainkan dengan embel-embel edukasi. Terakhir, Minecraft bahkan sudah melewati penjualan 100 juta copy di semua platform.

Menurut Anda, apakah LinkedIn bisa menjadi pembelian besar Microsoft yang paling tepat?