Baca Juga: Microsoft Jadi Perusahaan Paling Rentan Sepuluh Dalam Tahun Terakhir
Meski begitu, Yusuf mengatakan akan tetap menjadikan Office 365 sebagai pondasinya. Dengan aplikasi Office gratis seperti Word, Excel, PowerPoint, Skype, Outlook, OneNote dan OneDrive yang memungkinkan pengguna untuk menulis bersama, mengatur obrolan di video dan berkumpul bersama. "Saat ini banyak diantara kita yang bekerja dan belajar dari jarak jauh, ini menyadarkan kita tentang perspektif bagaimana kehidupan dapat menganggu pekerjaan dan pekerjaan dapat menganggu kehidupan. Kita harus selalu tetap terhubung dan siap menyelesaikan tugas," katanya. Selain itu, Microsoft juga menghadirkan fitur baru untuk Microsoft 365 ini, yaitu Microsoft Family Safety. Fitur ini dirancang untuk menjaga keluarga agar tetap aman, baik di dunia digital maupun di dunia nyata. Kemudian ada fitur yang mampu mengelola pekerjaan serta meningkatkan koneksi dalam satu aplikasi yang disematkan di Microsoft Teams. Fitur ini memungkinkan pengguna terhubung melalui obrolan grup atau video call sekaligus berkolaborasi melakukan to-do-lis, membagi tugas, mengkoordinasikan jadwal, hingga berbagi foto dan video. Layanan Microsoft 365 ini nantinya akan dibandrol biaya berlangganan sebesar US$ 6,99 atau sekitar Rp 114 ribu perbulan untuk layanan personal. Sedangkan untuk layanan Family Dibandrol dengan harga US$ 9,99 atau Rp 163 ribu per bulan.